- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
1.598 Personel TNI-Polri Dikerahkan Jaga MotoGP Mandalika

Sebanyak 1.598 persone TNI- Polri dikerahkan untuk menjaga MotoGP Mandalika di Lombok, NTB pada Maret mendatang (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, VokalOnline.Com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan 1.598 personel gabungan TNI-Polri akan dikerahkan untuk mengamankan ajang MotoGP yang akan digelar di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat pada Maret mendatang.
Pengamanan tersebut, kata Listyo, akan disesuaikan dengan kebutuhan selama proses persiapan dilaksanakan. Dengan demikian, tidak menutup kemungkinan bisa bertambah lagi.
"Tentunya akan ada penambahan-penambahan yang disesuaikan dengan pola pengamanan dan ancaman yang dihadapi," kata Listyo kepada wartawan, Jumat (11/2) dilansir dari cnn indonesia.
Polisi, akan melakukan pengamanan secara ketat terhadap setiap pelaksanaan protokol kesehatan (Prokes). Selain itu, pengamanan sistem bubble di wilayah tersebut juga akan menjadi perhatian.
"Kami melaksanakan pengecekan secara langsung terkait persiapan keamanan yang dilaksanakan dalam rangka memastikan seluruh rangkaian kegiatan pramusim dan nanti kegiatan pelaksanaan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia dilaksanakan bulan Maret," ucapnya.
Jenderal bintang empat itu mengatakan bahwa memang sempat terjadi sejumlah permasalahan di sekitar lokasi kegiatan event tersebut. Namun, ia memastikan bahwa hal-hal tersebut sudah dapat diselesaikan saat ini.
Di lain sisi, Listyo juga memastikan saat pelaksanaan event nanti penerapan prokes akan dilakukan secara ketat. Pemeriksaan mulai dari dokumen, test RT-PCR, Test Swab Antigen harian, hingga pengaturan batas-batas area baik untuk peserta, ofisial, dan masyarakat, telah berjalan sebagaimana standar operasional prosedur (SOP).
"Sehingga kemudian ini tidak tercampur dengan panitia daerah atau masyarakat yang mungkin akan membantu melaksanakan kegiatan di Sirkuit. Artinya kita lihat bahwa untuk sistem bubble dalam rangka menjaga protokol kesehatan semua berjalan baik," jelas dia lagi.
Saat ini sedang tengah dilakukan uji coba MotoGP Mandalika 2022 hingga 13 Februari 2022 mendatang. Indonesia bakal resmi menjadi tuan rumah MotoGP pada Maret 2022 mendatang.
Jelang uji coba, ratusan pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Indonesia Kecamatan Puju, Lombok Tengah sempat melakukan aksi unjuk rasa dengan memblokir jalan di depan Sirkuit Mandalika pada Selasa (8/2).
Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes kepada PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) maupun Mandalika Grand Prix Association (MGPA) yang tak melibatkan pemuda setempat dalam hal pekerjaan ajang MotoGP Mandalika.**Vol/Jn
Berita Terkait :
- Presiden Jokowi Apresiasi Peran ACT-A Dorong Pengembangan dan Akses Vaksin Covid-190
- Presiden Jokowi Terima Kunjungan Menteri Angkatan Bersenjata Prancis0
- Presiden Apresiasi MK dalam Percepatan Transformasi Peradilan Digital di Masa Pandemi0
- Pantangan Yang Harus Dijaga Saat Bertengkar Dengan Suami0
- Percepatan Rehabilitasi Mangrove, Gubri Syamsuar Bacakan Komitmen 9 Provinsi0
_Black11.png)









