- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
- Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat
- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
Andai Indonesia Tuan Rumah Piala Asia 2023

Jakarta, VokalOnline.Com - Terakhir kali Indonesia menjadi tuan rumah Piala Asia adalah 2007 bersama dengan Malaysia, Thailand dan Vietnam ketika turnamen sepak bola se-Asia ini dijuarai oleh Irak setelah mengalahkan juara Asia tiga kali Arab Saudi dengan 1-0 dalam final.
Kini Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah tunggal untuk turnamen yang sudah digelar sejak 1956 tersebut setelah China mundur menjadi tuan rumah Piala Asia 2023 karena pandemi COVID-19.
28 Juni lalu atau dua hari sebelum tenggat waktu 30 Juni ditetapkan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), PSSI resmi mengajukan diri menjadi tuan rumah Piala Asia 2023.
Pada hari itu pula AFC memundurkan tenggat bidding tuan rumah Piala Asia 2023 menjadi 15 Juli.
Korea Selatan menjadi negara kedua yang resmi mengajukan bidding tuan rumah Piala Asia 2023 pada 1 Juli.
Australia baru mempertimbangkan mengajukan bidding, Jepang hanya mengaku telah didekati secara tidak resmi agar menggantikan China, sedangkan Qatar sedang bertarung dengan Arab Saudi guna menjadi tuan rumah Piala Asia 2027.
Kepastian siapa tuan rumah Piala Asia 2023 akan ditentukan tahun ini oleh komite eksekutif AFC sebelum semua anggota AFC mengambil suara awal tahun depan guna menentukan tuan rumah Piala Asia 2027.
PSSI tadinya ragu mengajukan bidding karena waktu penyelenggaraan Piala Asia 2023 sangat berdekatan dengan Piala Dunia U-20 yang juga akan digelar di Indonesia tahun yang sama.
Piala Dunia U-20 akan digelar dari 20 Mei sampai 11 Juni, sedangkan Piala Asia bergulir mulai 16 Juni sampai 16 Juli dalam tahun yang sama.
PSSI akhirnya mengajukan bidding setelah Presiden Joko Widodo memberikan lampu hijau kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali.
Masih 12 hari lagi untuk mengetahui siapa saja yang mengajukan bidding selain Indonesia dan Korea Selatan.
Namun semua negara yang sudah mengajukan dan baru mempertimbangkan bidding, sudah pernah menjadi tuan rumah Piala Asia. Tapi hanya Indonesia yang mengadakannya bersama dengan negara-negara lain.
Qatar dan Australia menjadi tuan rumah untuk dua dari tiga Piala Asia terakhir. Qatar juga sudah dua kali menjadi tuan rumah pada 1988 dan 2011.
Korea Selatan menjadi tuan rumah pada 1960, tetapi belum pernah lagi menjadi tuan rumah turnamen besar sepak bola sejak bersama Jepang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2002. **Fira
Berita Terkait :
- Tujuh Wakil Indonesia Sambangi Perempat Final Malaysia Open 20220
- Bali United Gagal Lolos Penyisihan Grup, PSM Wakil Tunggal Indonesia0
- Polres Kuansing Mengirimkan Team 10 Orang untuk mengikuti Lomba Tari di Polda /Riau0
- Ratusan Atlet Dari 23 Provinsi Bersaing Dalam Kejurnas Panahan Senior0
- Popprov 2022 Kalimantan Tengah Diharapkan Torehkan Prestasi Nasional0
_Black11.png)









