- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
Gubri: Saya Ingin Mencetak 100 ribu Hafiz di Riau

BOGOR, VokalOnline.com - Di tengah kesibukan sebagai Gubernur Riau (Gubri), H Syamsuar menyempatkan diri berkunjung ke Institut Tazkia, kawasan Sentul, Bogor, Kamis (03/02/2022) pagi.
Rupanya, sudah lama pihak Tazkia mengharapkan kehadiran orang nomor satu di Negeri Lancang Kuning itu.
Apalagi, saat ini ada sekira 183 orang mahasiswa asal Riau yang sedang menuntut ilmu di Tazkia.
Mereka semua hanya fokus belajar, karena mendapat beasiswa full dari Pemprov Riau.
Selain dididik sebagai hafiz dan hafizah (penghafal Al-Quran), di institut pimpinan Dr Syafii Antonio itu mereka juga diasah sebagai interpreneur (pebisnis).
"Kami terima kasih atas kehadiran Pak Gubernur Riau. Sudah sejak tiga tahun lalu kita berharap beliau ke sini," ucap Rektor Tazkia Dr Murniati Mukhlisin saat menyampaikan sambutan.
Hal senada juga disampaikan Dr Syafii Antonio, yang mengharapkan generasi Riau ke depan menjadi lokomotif kemajuan ekonomi berbasis islami.
Di hadapan para mahasiswa yang didominasi mahasiswa Tazkia asal Riau, Gubri Syamsuar menegaskan pentingnya Al-Quran sebagai way of life (pedoman hidup).
"Orang kalau hafal Al-Quran, apapun disiplin ilmu yang didalami, pasti bisa. Mau kedokteran, bisnis, insya Allah bisa," ucap mantan Bupati Siak dua periode itu.
Makanya, Gubri bertekad mencetak 100 ribu penghafal Al-Quran di Riau. "Kami ada juga menyalurkan bankeu ke desa-desa di Riau. Bankeu itu antara lain untuk mendidik anak-anak Riau sebagai penghafal Al-Quran," ungkapnya.
Bahkan, saat ini Pemprov Riau sedang membangun Qur'an Center yang akan menjadi pusat pengembangan ilmu Al-Quran dan markas para penghafal Al-Quran.
"Di Riau saat ini juga menjamur ponpes-ponpes dan rumah-rumah tahfiz, sehingga kami yakin generasi muda Riau ke depan akan lebih berkah dan mendapat rahmat dari Allah SWT," harap Gubri.
Gubri juga menyinggung prestasi Riau dalam MTQ Nasional beberapa waktu lalu yang masuk 5 besar. "Ini prestasi yang belum pernah terjadi sebelumnya," katanya penuh rasa syukur.
Gubri pun tak lupa memotivasi para mahasiswa asal Riau agar giat belajar. Apalagi semua mendapat beasiswa. "Anak-anakku giatlah belajar agar kalian berprestasi dan bisa membangun Riau lebih maju lagi," harapnya lagi.
Berkunjung ke Asrama IPMR Bogor
Usai berkunjung ke Tazkia, Gubri menyempatkan diri bersilaturrahim ke asrama mahasiswa Riau di Bogor.
Di depan para mahasiswa asal Riau yang mayoritas kuliah di IPB itu, Gubri menyampaikan berbagai program yang dibuat Pemprov Riau untuk membantu anak-anak Riau.
Misalnya program beasiswa yang tahun 2022 ini mencapai Rp100 miliar. "Saya juga ingin mahasiswa asal Riau yang ada di Bogor ini punya prestasi. Jadi kebanggaan Riau," harapnya.
Gubri juga sempat memberikan bantuan keuangan dan satu unit tivi untuk menunjang fasilitas di asrama mahasiswa.**vol/yel
Berita Terkait :
- Pekanbaru Lakukan Persiapan Hadapi Badai Omicron0
- Imigran Afganistan Nekad Akhiri Hidup di Wisma Penampungan Pekanbaru0
- Kejati Riau: Kami Punya Wewenang0
- Jaksa Jebloskan Dekan Unri Cabul ke Penjara0
- Polda Riau Cari Waktu Tepat Limpahkan Dosen Unri Cabul ke Jaksa0
_Black11.png)









