- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
- Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat
- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
Penyerangan Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD dan Kisruh Musda Demokrat Riau

Suasana rumah dinas Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho usai didatangi 10 orang berbuat onar. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menangkap tujuh terduga pelaku penyerangan dan pengancaman di rumah dinas Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho. Tertangkap beberapa jam usai beraksi, mereka belum ditetapkan sebagai tersangka.
Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Sunarto belum mendapatkan apa motif tujuh pelaku membuat onar di rumah Agung Nugroho. Pasalnya para pelaku masih diperiksa intensif sejak tertangkap di Jalan Harapan Raya Pekanbaru.
Sunarto menyebut satu pelaku merupakan pegawai negeri sipil, sisanya pekerja swasta. Pelaku PNS ini berinisial Za, selanjutnya Re, Zi, An, Ap, Ir dan No.
"Mereka tertangkap beberapa jam setelah Agung membuat laporan ke Polda Riau," sebut Sunarto, Selasa siang, 30 November 2021.
Sunarto belum bisa memastikan apakah pengancaman dan penyerangan di rumah dinas Wakil Ketua DPRD Riau itu terkait musyawarah daerah (Musda) Partai Demokrat Riau.
"Kalau itu, belum sampai ke sana karena masih diperiksa sampai sekarang," kata Sunarto.
Sebagai informasi, Musda Demokrat Riau yang digelar pada 30 November 2021 memang panas. Apalagi menjelang Musda dilaksanakan karena Ketua Partai Demokrat saat ini, Asri Auzar, masa jabatannya hingga tahun 2022.
Asri sendiri tidak datang di Musda yang diselenggarakan di sebuah hotel di Jalan Soekarno-Hatta itu. Musda sempat memanas karena ada kubu yang menolak dan menuding ada pihak yang ingin segera menjadi Ketua Demokrat Riau.
Sementara itu, hasil pleno sejumlah petinggi Demokrat Riau sudah menjaring sejumlah nama sebagai calon ketua. Hasilnya Agung Nugroho terpilih sebagai calon tunggal secara aklamasi.
Kembali ke kasus pengancaman, sebelum Sunarto menyebut kejadian ini berlangsung pada Senin malam, 29 November 2021, sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu ada sejumlah orang datang dan langsung masuk ke perkarangan rumah dinas Agung Nugroho.
Pelaku membuka pagar yang tak terkunci dan berteriak-teriak agar Agung Nugroho keluar. Ada suara ancaman dari pelaku akan membunuh Agung Nugroho.
"Pelaku mengancam akan menghajar pelapor," kata Sunarto.
Sunarto mengatakan, polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku karena petugas keamanan di rumah Agung Nugroho mengenal seorang pelaku.
"Setelah dilakukan penyelidikan, dicari hingga ditemukan para pelaku di Jalan Harapan Raya," terang Sunarto.
Sunarto tak mengetahui apakah para pelaku datang ke rumah Agung di bawah pengaruh minuman beralkohol atau narkoba.
"Nanti ditanyakan kepada penyidik, akan disampaikan hasilnya," ucap Sunarto. (syu)
Berita Terkait :
- Saat Jaksa Betulan Tangkap Jaksa Gadungan di Rupat Bengkalis0
- Pesantren Abdurrab Mendadak Jadi Lokasi Isolasi Terpadu0
- Polda Riau Tangkap Penyerang Rumah Dinas Agung Nugroho0
- Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Riau Diserang Preman0
- Bupati Afrizal Sintong Terima Penghargaan Khusus dari KI0
_Black11.png)









