- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
Perhitungan Harga Pokok Produk Bersama Dan Produk Sampingan Pada Usaha Keluarga Tempe Cap Angsa
Elida Mardiana, Rahel Oselbi, Siti Nenti Indriani, Samsul Bahri Program Studi Akuntansi , Universitas Muhammadiyah Riau

VokalOnline.Com - Biaya produksi merupakan semua beban yang harus di keluarkan oleh produsen untuk dapat menghasilkan suatu barang / produksi. Hasil semua biaya itu yang nanti akan disebut sebagai HPP (harga pokok produksi).
Kesalahan dalam perhitungan HPP dapat mengakibatkan penentuan harga jual pada suatu perusahaan menjadi terlalu tinggi atau terlalu rendah. Oleh karena perhitungan HPP pun menjadi satu hal penting untuk dilakukan bagi setiap perusahaan. Salah satu yang kami analisis yaitu pada Usaha Keluarga “Tempe Cap Angsa”, berdiri pada tahun 2000 bertempat di Jl. Pemuda GG.
Repelita No. 24i Pekanbaru yang memiliki beberapa produk (Tempe besar, tempe kecil dan bumbu pecel) setelah dilakukan penelitian sederhana berkenaan dengan perhitungan HPP, telah diketahui bahwa HPP produk 1 unit tempe besar Rp. 6.860,- Dengan penjualan dengan harga Rp8.000,00 per unit, Usaha tempe cap angsa mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 1.140,-.
Begitu juga dengan tempe kecil HPP produk 1 unit Rp. 4.573,- Dengan penjualan dengan harga Rp 6.000,- per unit, Usaha Tempe cap angsa mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 1.427,-. Sementara pada bumbu pecel yang merupakan produk sampingan (sisa hasil produksi tempe) HPP nya Rp. 3269,- penjualan dengan harga Rp.5.000,- Usaha Tempe Cap Angsa mendapat keuntungan sebesar Rp. 1.731.
Agar dapat melakukan perhitungan harga pokok produksi yang tepat, perusahaan harus mengadakan pengelompokkan atau pengkhlasifikasian biaya, agar biaya-biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan dapat di bebankan dengan tepat sehingga perusahaan dapat menentukan harga jual produknya secara wajar, dalam arti tidak terlalu rendah maupun tidak terlalu tinggi
jika dibandingkan dengan produk sejenis yang dihasilkan perusahaan lain sehingga produk yang di hasilkan perusahaan dapat bersaing dipasar.
Berita Terkait :
- Analisis Harga Pokok Pesanan Dengan Metode Full Costing0
- Penyidik Kejati Riau Tunggu Hasil Audit Badan Pemeriksa Keuangan0
- Janda Muda Ditangkap Jual ABG0
- DPRD Riau Minta Silpa Hampir Rp1 Triliun di Pemprov untuk Infrastruktur0
- Pembangunan Tuntas Peresmian Tol Pekanbaru-Bangkinang Tunggu Jadwal Presiden0
_Black11.png)









