- Sambang Desa di Talang Jerinjing, Polsek Rengat Barat Temukan Warga Inspiratif
- Sambang Desa di Talang Jerinjing, Polsek Rengat Barat Temukan Warga Inspiratif
- Satgas PKH Ditantang, Eks Kebun PT SAL Masih Dihuni Pekerja dan Security Lama
- Sekolah Perlu Pahami Hak dalam Pemberitaan, JMSI Inhu Gelar Sosialisasi Advokasi Pers
- Hendry Munief Dorong Pariwisata Rohul Mendunia: Bentuk Komunitas Digital dan Viralkan Kontennya
- Buktikan Janji dengan Kerja Nyata, Rubah Keluhan Warga Jadi Rasa Bangga
- Penataan TPA Muara Fajar Pekanbaru Berlanjut, Sistem WTE Segera Diterapkan
- Pemko Pekanbaru Klaim Penataan TPA Muara Fajar Alami Kemajuan Signifikan
- Pemko Pekanbaru Siapkan Pelebaran Jalan Bangau Sakti, Upaya Urai Kemacetan Soebrantas
- Pemko Pekanbaru Dorong Pelaku UMKM Tingkatkan Kualitas Produk
Rupiah Lunglai ke Rp15.671 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

VokalOnline.Com-- Nilai tukar rupiah berada di level Rp15.671 per dolar AS pada Kamis (17/11) pagi. Mata uang Garuda melemah 71 poin atau 0,46 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau di zona merah. Baht Thailand melemah 0,16 persen, peso Filipina melemah 0,23 persen, won Korea Selatan melemah 0,62 persen, yuan China melemah 0,13 persen, dan ringgit Malaysia melemah 0,04 persen.
Dolar Singapura melemah 0,04 persen, yen Jepang menguat 0,04 persen, dan dolar Hong Kong menguat 0,02 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.
Sedangkan, mata uang utama negara maju kompak berada di zona merah. Tercatat euro Eropa melemah 0,15 persen, poundsterling Inggris melemah 0,10 persen, dan franc Swiss melemah 0,03 persen.
Lalu, dolar Australia melemah 0,12 persen, dan dolar Kanada melemah 0,11 persen.
Analis DCFX Lukman Leong memperkirakan rupiah akan kembali tertekan pada pembukaan hari ini karena dipengaruhi oleh sentimen negatif domestik seputar perlembatan ekonomi.
"Pelaku pasar menantikan keputusan Bank Indonesia yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 50 bps yang dikhawatirkan akan semakin menekan pertumbuhan ekonomi," ujarnya kepada CNNIndonesia.com.
Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bakal bergerak di rentang Rp15.600 per dolar AS - Rp15.700 per dolar AS.**Syafira
Berita Terkait :
- Jokowi Kembali Blusukan ke Pasar usai Tutup KTT G200
- Harga Emas Bisa Tembus Rp1 juta per Gram Akhir Tahun0
- Harga Kripto Kompak Kebakaran0
- Jokowi: 2,9 Miliar Orang di Dunia Tak Terhubung Internet0
- Jokowi dan Xi Jinping Nobar Uji Coba Kereta Cepat dari Bali Sore Ini0
_Black11.png)









