- Sambang Desa di Talang Jerinjing, Polsek Rengat Barat Temukan Warga Inspiratif
- Sambang Desa di Talang Jerinjing, Polsek Rengat Barat Temukan Warga Inspiratif
- Satgas PKH Ditantang, Eks Kebun PT SAL Masih Dihuni Pekerja dan Security Lama
- Sekolah Perlu Pahami Hak dalam Pemberitaan, JMSI Inhu Gelar Sosialisasi Advokasi Pers
- Hendry Munief Dorong Pariwisata Rohul Mendunia: Bentuk Komunitas Digital dan Viralkan Kontennya
- Buktikan Janji dengan Kerja Nyata, Rubah Keluhan Warga Jadi Rasa Bangga
- Penataan TPA Muara Fajar Pekanbaru Berlanjut, Sistem WTE Segera Diterapkan
- Pemko Pekanbaru Klaim Penataan TPA Muara Fajar Alami Kemajuan Signifikan
- Pemko Pekanbaru Siapkan Pelebaran Jalan Bangau Sakti, Upaya Urai Kemacetan Soebrantas
- Pemko Pekanbaru Dorong Pelaku UMKM Tingkatkan Kualitas Produk
ADB Kucurkan Pinjaman Rp7,5 T untuk Reformasi BUMN RI

Jakarta, VokalOnline.Com - Bank Pembangunan Asia (ADB) menyetujui pinjaman berbasis kebijakan senilai US$500 juta setara Rp7,5 triliun, guna mendukung reformasi BUMN di Indonesia.
Pinjaman itu akan mencakup subprogram di bawah program reformasi BUMN yang akan membantu Indonesia meningkatkan efisiensi dan resiliensi BUMN, termasuk memperkuat kerangka tata kelola perusahaannya.
Spesialis Manajemen Publik Senior ADB untuk Asia Tenggara Yurenda Basnett menilai BUMN dapat berperan sangat penting dalam mendorong pemulihan ekonomi dari pandemi covid-19 yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.
"Namun, agar dapat memberikan nilai yang lebih besar bagi masyarakat, kelemahan struktural BUMN harus diatasi. ADB senang dapat ikut serta dalam mendukung upaya pemerintah mereformasi BUMN," terang Yurenda, dilansir Antara, Jumat (18/11).
Program tersebut selaras dengan peta jalan BUMN 2020-2024 yang menyeluruh dan ambisius, yang memperkenalkan serangkaian reformasi untuk mentransformasikan BUMN dan memastikan kontribusinya terhadap cita-cita Indonesia menjadi negara berpenghasilan tingga pada 2045.
Program ini juga akan mendukung pengurangan jumlah BUMN, sekaligus mensyaratkan BUMN untuk fokus pada operasi intinya, sehingga BUMN menjadi layak secara keuangan dan dapat menyediakan layanan publik esensial secara efisien.
Program ini juga mendukung peningkatan kualitas dewan direksi BUMN, memperkuat pemantauan dan keterbukaan keuangan, serta membantu BUMN bertransisi ke model usaha yang kompatibel dengan iklim.
Adapun, Bank Pembangunan Jerman (KfW) juga akan memberi pembiayaan bersama dengan pinjaman yang nilainya setara 300 juta euro atau setara dengan US$295,8 juta.
BUMN di Indonesia tercatat lebih dari 100 pada tahun lalu, dengan total aset US$610 miliar atau setara 53 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
BUMN Indonesia menyediakan beragam layanan publik, termasuk listrik, obat-obatan, layanan navigasi udara, distribusi pangan, dan logistik.
BUMN merupakan sumber pendapatan negara yang penting melalui pembayaran dividen dan pajak dan diharapkan menjadi pilar utama dalam implementasi rencana Pemulihan Ekonomi Nasional.
Pada periode 2019 sampai 2020 kinerja keuangan BUMN turun 89 persen terdampak pandemi covid-19, namun kinerja keuangannya saat ini mulai membaik.
Pada periode 2020-2021, laba bersih secara konsolidasi meningkat dari Rp13,3 triliun menjadi Rp124 triliun, sedangkan pengembalian atas aset naik dari 0,2 persen menjadi 1,4 persen.
Sementara, pengembalian atas ekuiti meningkat dari 0,5 persen menjadi 4,5 persen.**syafira
Berita Terkait :
- Tom Ford Raup \'Cuan\' Rp15,6 T Usai Jual Merek Fashion Miliknya0
- Harga Minyak Turun usai Rusia Kembali Pasok Hungaria0
- Target Pertumbuhan Ekonomi China Diusulkan 5,5 Persen pada 20230
- Rusia Terperosok Jurang Resesi Imbas Perang Ukraina0
- Rupiah Lunglai ke Rp15.671 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI0
_Black11.png)









