- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
Ajukan Anggaran Rp28 Miliar DPRD Pekanbaru Minta Satpol PP Bekerja Lebih Baik

PEKANBARU, VokalOnline.Com - Satpol PP Kota Pekanbaru mengajukan anggaran sebesar Rp28 miliar di rancangan APBD 2023. Anggaran tersebut nantinya secara umum masih di tingkat pelayanan.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Krismat Hutagalung berharap, adanya penambahan anggaran terutama untuk kelengkapan operasional dalam rangkan penegakan Perda.
"Anggaran yang diajukan tadi sebesar Rp28 miliar. Untuk Satpol PP secara umum masih di tingkat pelayanan. Kita berharap ada penambahan anggaran terutama untuk kelengkapan operasional yang perlu di-suport dalam rangka penegakkan Perda. Ada mobil dinas yang perlu di-suport untuk dilakukan perbaikan dan kebutuhan lainnya," kata Krismat, Kamis (20/10/2022).
Lanjutnya, secara keseluruhan dari beberapa kali rapat dengar pendapat atau hearing dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi mitra Komisi I DPRD kota Pekanbaru, belum ada persoalan yang menjadi sorotan khusus oleh kalangan legislatif.
Komisi I DPRD Kota Pekanbaru senantiasa mengingatkan agar penggunaaan anggaran di APBD 2023 mendatang lebih efisien dan efektif. Namun untuk anggaran yang bersentuhan dengan pelayanan masyarakat secara langsung tetap menjadi perhatian dan diperjuangkan di dalam pembahasan dan penyusunan APBD 2023.
"Dari beberapa OPD yang dipanggil tidak ada yang menjadi sorotan khusus, cuma kami selalu tekankan bahwa untuk penggunaan anggaran di 2023 mendatang lebih efektif dan efisien," cakapnya.
Hal tersebut menurut Krismat, untuk kelangsungan dan kesejahteraan masyarakat yang jauh lebih baik, pasalnya hingga saat ini masih banyak persoalan masyarakat yang belum teratasi dengan maksimal, mulai dari persoalan banjir, sampah, drainase, pendidikan, pelayanan kesehatan kepada masyarakat kurang mampu dan beragam persoalan lainnya yang membutuhkan kehadiran pemerintah secara langsung.
"Tingkatkan pelayanan langsung kepada masyarakat, kita mau hand to hand kerjasama setiap OPD sangat penting, semangat yang ditularkan Pj itulah yang kita sampaikan ke setiap OPD yang kita undang," lanjutnya.
"Kalau bisa anggaran yang ada di OPD dipergunakanlah secara efektif dan efisien, lihat kondisi masyarakat yang benar-benar butuh sekali hadirnya pemerintah di pelayanan bersentuhan dengan masyarakat," tutupnya. (***)
Berita Terkait :
- Rekor Dunia MURI 10.988 Baris Pantun Terpanjang 0
- Pekerjaan Fisik Terus Digenjot Tim Satgas TMM Ke 115, Meskipun Hari Libur0
- Progres Sasaran 3 Mencapai 50 %, Pengerjaan Semenisasi Jalan Terus Dikebut 0
- Anggota Satgas TMMD Ke 115 Kodim 0313/KPR Komsos Dengan Pedagang Pasar0
- Danau Raja Jadi Objek Wisata Alternatif Untuk Siang dan Malam Hari di Inhu0
_Black11.png)









