- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Bantuan UMKM Dilanjutkan Tahun Ini

(Tirto.ID)
Vokalonline.com Dilansir Dari CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melanjutkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada tahun ini. Bantuan yang akan dilanjutkan yakni Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM), Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga pembiayaan modal kerja koperasi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM).
Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Ia mengatakan hal ini dilakukan karena pemerintah ingin terus menghadirkan bantuan pembiayaan yang murah, mudah, dan cepat bagi UMKM agar segera naik kelas.
"Insyaallah segera akan digulirkan oleh Presiden," ujar Teten dalam keterangan resmi, Kamis (18/3).Data Siap Bersama UKM mengatakan para usaha wong cilik mengalami berbagai dampak pandemi covid-19. Mulai dari kesulitan pemasaran 22,9 persen, distribusi terhambat 20,01 persen, kesulitan permodalan 19,39 persen, dan bahan baku 18,87 persen.
"Sebesar 98 persen UMKM mengalami penurunan penjualan serta 50,5 persen UMKM mengurangi karyawannya," jelasnya.
Tak hanya melanjutkan program PEN UMKM, pemerintah juga akan melanjutkan program transformasi UMKM. Tujuannya agar UMKM terdata dengan baik, berusaha dalam skala ekonomi dan efisien, serta proses pembinaan menjadi lebih fokus dan terarah.
Empat transformasi itu adalah transformasi dari informal ke formal, transformasi ke digital dan pemanfaatan teknologi, transformasi ke dalam rantai nilai (value chain), dan modernisasi koperasi.
(uli/age)
Berita Terkait :
_Black11.png)









