- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
Bom Bunuh Diri Meledak di Turki, 1 Teroris Berhasil Dilumpuhkan

Ledakan terjadi di Turki, Minggu (1/10) menyebabkan dua petugas polisi terluka. (Reuters/Cagla Gurdogan)
Jakarta, VokalOnline.Com - Kementerian Dalam Negeri Turki mengeluarkan pernyataan ledakan di dekat parlemen Ankara, Minggu (1/10) merupakan serangan bom bunuh diri dari aksi teroris.
Kemendagri Turki mengungkapkan dua teroris menyerang area tersebut.
"[Mereka tiba] di depan di gerbang masuk Direktorat Jenderal Keamanan Kementerian Dalam Negeri, dan melakukan serangan," demikian menurut rilis resmi Kemendagri Turki, seperti dikutip AFP.
"Salah satu teroris meledakkan dirinya dan yang lain berhasil dilumpuhkan."
Kemendagri Turki menyatakan dua teroris tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 waktu setempat menggunakan kendaraan komersial. Mereka lalu melancarkan serangan.
Ledakan tersebut menyebabkan dua petugas polisi di lokasi kejadian mengalami luka-luka.
Sejauh ini belum ada laporan warga yang menjadi korban dari aksi tersebut.
Serangan bom di Turki bukan kali pertama. Pada Desember 2022, bom mobil meledak di jalan raya, Provinsi Diyarbakir. Imbas insiden ini, delapan polisi mengalami luka-luka.
Menurut media Turki Anadolu Agency insiden itu terjadi saat kendaraan dinas yang membawa polisi antihuru-hara melintas di jalan raya Diyarbakir Mardin.
Pada November tahun lalu, bom juga meledak di Turki, tepatnya di Istanbul. Imbas insiden itu, enam orang meninggal.
Pemerintah Turki kemudian menyalahkan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) dan afiliasinya di Suriah Utara, Unit Perlindungan Rakyat (YPG), sebagai dalang serangan tersebut. Namun, kelompok Kurdi membantah serangan di Istanbul.(fit)**
Berita Terkait :
- Tak Perlu lagi instalasi, Photoshop akan Hadir dengan Versi Web dengan fitur secara gratis0
- The Three Musketeers di Kongres PWI Pusat 0
- Alasan Arab Saudi Ingin Punya Nuklir0
- TAK AKAN MELAYU TERBERAK DI CELANA (Rempang Malang Rempang Terbuang) 0
- KTT BRICS Digelar 22 Agustus di Afsel, Jokowi hingga Xi Jinping Hadir0
_Black11.png)









