- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Di Balik Pembongkaran Stadion 974, Proyek Qatar-China di Piala Dunia

Stadion 974 yang akan segera dibongkar usai tak lagi menghelat laga lanjutan Piala Dunia 2022.
Jakarta, VokalOnline.Com - Qatar merencanakan pembongkaran Stadion 974 di Doha usai purnatugas menggelar sejumlah laga Piala Dunia 2022 hingga babak 16 besar. Stadion yang dibangun dari ratusan kontainer itu tak lagi dipakai pada lanjutan laga hingga babak final.
Stadion 974 merupakan satu dari tujuh stadion yang dibangun demi kesuksesan Piala Dunia di negeri muslim. Dengan semangat menciptakan stadion rendah emisi sekaligus pembangunan berkelanjutan, stadion di bibir pantai itu merupakan satu-satunya stadion yang tak dilengkapi pendingin udara."Stadion 974 akan dibongkar setelah pertandingan terakhir 5 Desember. Bongkaran stadion dapat dikirim ke negara-negara yang membutuhkan infrastruktur," tulis laporan Arabian Business, Selasa (6/12).Stadion 974 dibangun melalui tumpukan 974 kontainer pabrikan China. Global Times dalam laporannya mencatat bahwa kontainer tersebut merupakan produksi Marine Containers (CIMC), sebuah perusahaan manufaktur di negeri tirai bambu."Kontainer diproduksi di China, di Provinsi Guangdong China Selatan dan Provinsi Zhejiang China Timur," dalam laporan China Media Group."1.200 pintu api baja digunakan di area seperti ruang makan dan lounge Stadion Qatar 974," ujar Xiang Bo, manajer pemasaran Mexin, sebuah produsen pintu terkemuka yang berbasis di Kota Chongqing, China Barat Daya.Stadion 974 dibangun di atas lahan seluas 450 ribu meter persegi dan kapasitas lebih dari 40 ribu kursi. Ketiadaan pendingin udara membuat stadion ini hanya menggelar laga-laga pada malam hari. Keberadaan stadion ini dinilai sebagai komitmen Qatar mengimplementasikan pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan.Dalam sejumlah laporan, hasil bongkaran ini akan diberikan kepada sejumlah negara yang membutuhkan pengembangan infrastruktur dalam negeri. Namun belakangan mencuat bahwa hasil bongkaran stadion 974 akan diberikan kepada Uruguay, jika mereka dipastikan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030.Gagasan stadion bongkar pasang memang mendapat apresiasi banyak pihak, hingga akhirnya FIFA juga memberikan izin penggunaan stadion temporer tersebut."Dibangun untuk dibongkar, adalah salah satu prinsip utama bangunan berkelanjutan," kata Karim Elgendy, konsultan iklim untuk Piala Dunia, dikutip Indian Express, tengah pekan lalu."Ini memungkinkan restorasi alami situs bangunan atau penggunaannya kembali untuk fungsi lain," katanya.Arsitek pembangunan stadion, Fenwick Iribarren juga mengakui gagasan brilian pembangunan stadion tersebut. Hal ini berkaca dari banyaknya stadion yang terbengkalai pascapiala dunia usai, mulai dari Afrika Selatan, Brasil, hingga Rusia. **Syafira
Berita Terkait :
- Jadwal Lengkap Babak 16 Besar Piala Dunia 2022 0
- Jadwal Lengkap Babak 16 Besar Piala Dunia 20220
- Ironi Tunisia: Hajar Prancis, 2 Clean Sheet, Tersingkir di Piala Dunia0
- Ronaldo Digaji Rp1,5 Miliar per Jam di Al Nassr0
- Pelatih Argentina Marah-marah Soal Jadwal 16 Besar Piala Dunia 20220
_Black11.png)









