- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
Diterjang Angin Kencang 73 Gardu Listrik di Samosir Rusak

ilustrasi gardu listrik/Media Indonesia
Vokalonline.com - Dilansir dari CNN Indonesia -- Cuaca ekstrem berupa angin kencang di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, yang terjadi sejak Rabu (31/3) dini hari, membuat puluhan bangunan dan jaringan listrik mengalami kerusakan.
Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pematangsiantar, Sumut, Joymart Sihaloho mengatakan hingga saat ini petugas bekerja sama dengan pihak yang terkait terus melakukan upaya pemulihan.
"Akibat angin kencang sejak dini hari, jaringan listrik PLN di beberapa titik mengalami kerusakan. Petugas hingga saat ini terus melakukan pengamanan aset agar tidak membahayakan masyarakat serta upaya pemulihan" kata Joymart, Kamis (1/4).
Berdasarkan data, terdapat 73 gardu yang masih padam di Kecamatan Harian, Kecamatan Sianjur Mulamula, sebagian Kecamatan Pangururan, Kecamatan Onan Runggu serta Kecamatan Palipi.
"Hingga semalam sore, PLN baru memulihkan 50 persen pasokan listrik di Kabupaten Samosir. Saat ini pemulihan listrik masih terus diupayakan," kata dia.
Joy menjelaskan proses pemulihan jaringan listrik terkendala cuaca yang masih cukup ekstrem. Hingga saat ini, ungkapnya, kondisi angin masih sangat kencang.
"Namun, kami terus memulihkan pasokan listrik secara bertahap," tutup Joy.
(fnr/arh)
Berita Terkait :
- Kutub Utara Menjadi Lokasi Latihan Perang Rusia0
- TOK WAN HARIA MENUNGGU RINDU0
- Mabes Polri Diserang, Terdengar Beberapa Kali Tembakan0
- Transaksi di PayPal Bisa Bayar Pakai Uang Kripto0
- Khofifah Minta Warga Jatim Untuk Tidak Mudik0
_Black11.png)









