- Polres Indragiri Hilir Gelar Apel Gabungan Peringati Hari Buruh sedunia 2026
- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
Film Berjudul "Sangkak" Karya Anak Meranti Raih Juara 3 Dalam Festival Film Melayu Riau 2023

Meranti, VokalOnline.Com - Riaugreen - Festival film melayu Riau 2023 tajaan dinas kebudayaan provinsi riau baru saja digelar. Gelaran tahunan ini mengangkat tema "warisan budaya tak benda" dalam bentuk cerita fiksi. Festival yang dimulai sejak tanggal 3 mei 2023 ini, ditutup pada tanggal 20 juli dengan pengiriman karya oleh seluruh peserta.
Dalam ajang tersebut terdapat 3 film anak daerah Kepulauan Meranti yang mengikuti festival ini. Setelah dilakukan penjurian, 3 film karya anak meranti itu pun masuk dalam nominasi 6 besar film terbaik se Provinsi Riau. Tiga film karya tersebut yaitu, film berjudul "kasih sekejap" karya melayu lawak Meranti yang disutradarai bang bero, film berjudul "Seretak cermin" karya sanggar kepurun yang di sutradarai syaiful rizan, dan film berjudul "sangkak the journey to gendong" karya project besame yang disutradrai rudy rizal kodon.
Dari 6 nominasi terbaik perfilman tersebut, film kembali dinilai oleh 5 tim juri, yakni 3 orang dari seniman film Riau dan 2 orang dari seniman perfilman Jakarta. Setelah dinilai terdapatlah rangking terbaik 3 besar, dan 3 harapan. Dalam proses penilaian tersebut, terdapatlah 1 wakil Kepulauan Meranti yang berhasil masuk dalam 3 besar film terbaik se Riau, yakni film yang berjudul sangkak karya project besame.
Sutradara film sangkak rudy rizal yang biasa di sapa kodon saat dijumpai membenarkan hal tersebut. Alhamdulillah 3 tahun berturut turut kita ikut dan tiap tahunnya kita mendapat yang terbaik, meskipun secara peringkat kita naik turun.
Sangkak, tahun ini judul filmnye, diangkat dari sebuah warisan budaya tak benda yang dimiliki oleh Meranti yaitu tari gendong. Puji syukur berkat kawan kawan, tim yang bekerja keras memikirkan ide sampai syuting ke mekar delima pulau padang. Dalam film ade beberapa kawan kawan terlibat langsung dan saya ucapkan terimakasih. Ade rio nungraha sebagai pimpinan produksi, Heru sandra sebagai asst sutradara, Ari tanjung sebagai audiomen, zainal arifin sebagai kameramen, heri sabri set and props dan 3 talet kami, Rizan Black, Anati, dan Melisa. Tahun ini juara 3, tahun lalu mengangkat sonde mendapat harapan 3, dan tahun 2021 kita mendapat terbaik pertama, waktu itu mengangkat dokumenter tari gendong. Tahun ini tari gendong juga tapi dengan cerita fiksi dan dengan konsep mokumentary," ujar rudy.
Ditambahkannya lagi, harusnya meranti membuat sebuah festival film besar, karena tiga karya yang dikirim anak meranti dan tiga tiga nya berhasil masuk 6 nominasi terbaik.
"Dengan prestasi ini sama sama kita berharap ade lah wadah atau sebuah festival film di Meranti yang agak besar skalanya, karena dari festival ini kita ketahui bahwa anak meranti tu punya bakat, ide, dan gagasan dalam membuat film. Jadi ini harapan kami sebagai pekerja seni khususnya dalam bidang film dan budaya, minta minta lah kepada yang punya kuasa dan kebijakan didaerah ini agar dibuatlah sebuah festival film di Meranti, karena buktinya anak meranti mampu bersaing dalam tingkat provinsi,"tutupnya.
Sekedar informasi dalam festival film budaya melayu Riau 2023 ini dimenangkan oleh Syamsul Bahri dari Bengkalis dengan judul " tabuh dihutan tabuh", juara 2 dimenangkan Rofi ady syabanto dari Pekanbaru dengan judul "kelana maya", dan juara 3 dari Meranti dengan judul "sangkak" produksi Project besame.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut , kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau datok raja yoserizal, dan seluruh pejabat dilingkungan dinas kebudayaan provinsi riau. Juga hadir seniman riau, dan seluruh peserta nominasi 6 terbaik festival film melayu riau 2023. (Bom)**
Berita Terkait :
- Polsek Pasir Penyu Cokok Pria Paruh Baya Atas Kasus Narkoba 0
- BPJS Kesehatan Putuskan Kerjasama Dengan RS Cahaya Ujung Tanjung, Ada Apa Ya0
- Jumat Curhat, Polres Meranti Bersama PPMLN dan Imigrasi Bahas soal TPPO0
- Plt Bupati Asmar Ikuti RUPSLB BRK Syariah0
- Antusias Tinggi, 121 Putra Terbaik Riau Ikuti Seleksi Beasiswa Ustad Adi Hidayat0
_Black11.png)









