Gubernur Riau dan Tokok-tokoh Riau Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Publisher Syafira Lacitra Amanda Riau
20 Okt 2022, 12:00:39 WIB
Gubernur Riau dan Tokok-tokoh Riau Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

PEKANBARU, VokalOnline.Com  - Tuan Guru Besilam Syekh Dr Zikmal Fuad MA hadir dalam kegiatan tabligh akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad 1444 H, yang dilaksanakan di Masjid Darussalam, kompleks Pondok Pesantren Babussalam, Jl HR Subrantas, Pekanbaru, Sabtu (15/10/2022) malam.

Dalam kesempatan itu, Tuan Guru Besilam Syekh Dr Zikmal Fuad MA menyampaikan, ada dua hal yang harus dicontoh dari Nabi Muhammad SAW. Pertama, karena Nabi sebagai manusia biasa dan kedua, karena orang hebat yang lengkap.

"Manusia biasa tetapi tidak seperti manusia biasa. Ia adalah yagut, batu delima merah di antara batu-batu lainnya," kata Tuan Guru dalam ceramah yang yang ia sampaikan.

Selain Tuan Guru Thariqat Naqsabandiyah Kholidiyah dari Langkat, Sumatera Utara itu juga diandang Dr Zikmal Fuad, yang diundang khusus oleh Tuan Guru Syekh H Ismail Royan , selaku sohibul bait atau tuan rumah sekaligus pimpinan Ponpes Babussalam.

Turut pula hadir pada kesempatan itu Gubernur Riau H Syamsuar, Ketua FKPMR Dr drh Chaidir MM, Hj Azlaini Agus, Syahrial Abdi selaku Ketua IKA Ponpes Babussalam, dan pejabat dan tokoh lainnya.

Dilanjutkan Tuan Guru Besilam, jadi tidak mungkin manusia bisa mencontoh Rasulullah jika ia seorang malaikat. Yang tidak makan, tidak minum dan sebagainya.

Kedua, Rasulullah adalah manusia hebat dan komplet. Menurut Tuan Guru, Nabi adalah seorang maha guru hebat untuk keluarga, sahabat, umat dan dunia. Ia juga seorang pedagang hebat, pemimpin negara luar biasa, serta panglima perang tangguh.

Oleh karena itu, lanjut cicit dari Syekh Abdul Wahab Rokan, ulama masyur itu, sudah seharusnya manusia bergembira atas kelahiran Rasulullah di dunia ini.

Itu dibuktikan satu di antaranya dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tuan Guru pun tidak lupa menyebutkan satu dalil yang mendasari peringatan maulid itu.

"Jadi apa dalilnya kita berkumpul malam ini? Dalilnya adalah 'Sebutlah nikmat Allah. Dan nikmat Allah yang paling besar adalah lahirnya Rasulullah solalluhu 'alaihi wassallam di atas muka bumi ini," jelas mantan dosen UKM Malaysia tersebut. (***)

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment