- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
Gubri Undang Wapres Resmikan Bank Riau Kepri Syariah, Ini Hal Lain Yang Dimintanya Di Rapat Pleno KN
Gubernur Riau, Syamsuar saat menghadiri rapat pleno KNEKS di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (30/5/2022). Foto: Diskominfotik Riau
Jakarta, VokalOnline.Com - Gubernur Riau, Syamsuar menghadiri rapat pleno Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) di Gedung Juanda, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Jakarta, Senin (30/05/2022). Rapat pleno dibuka langsung oleh Wakil Presiden, KH Ma'ruf Amin.
Forum tersebut menjadi momen bagi Syamsuar untuk menyampaikan sejumlah hal dan permintaan langsung kepada Wapres, berkaitan dengan ekonomi syariah dan rencana strategis lain di Provinsi Riau.
Pertama, Gubri mengundang Wapres untuk me-launching dan meresmikan langsung Bank Riau Kepri (BRK) Syariah, dimana DPRD telah mengesahkan Perda BRK Syariah sebagai salah satu syarat konversi.
“Kami mengundang Bapak Wakil Presiden untuk berkunjung ke Provinsi Riau, sekaligus meresmikan Bank Riau Kepri Syariah," kata Syamsuar di forum KNEKS lewat keterangan tertulis diterima SabangMerauke News, Senin sore.
Dalam kesempatan tersebut, Syamsuar juga meminta dukungan KNEKS dalam pembangunan hilirisasi produk perkebunan di Provinsi Riau pada kawasan industri halal. Yakni dalam hilirisasi produk berbahan baku kelapa sawit, kelapa, sagu, pinang, termasuk madu lebah agar dapat di ekspor ke luar negeri.
Pemprov Riau kata Syamsuar, telah menyiapkan empat lokasi industri halal dalam membangun ekonomi syariah di Bumi Melayu Lancang Kuning. Yakni di Kota Pekanbaru, Kota Dumai, Kabupaten Siak dan Kabupaten Indragiri Hilir.
Gubri menegaskan tekadnya memperjuangkan kemudahan bagi pelaku UMKM dalam pengurusan Sertifikat Halal melalui KNEKS. Ia juga mengusulkan pembentukan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) dan Pergub pengembangan ekonomi keuangan syariah serta pendirian zona kuliner halal, aman dan sehat.
Buka Penerbangan Riau-Malaysia
Terakhir, Gubri menyampaikan keinginan masyarakat Riau dan juga pihak Malaysia untuk membuka kembali penerbangan internasional di Bandara SSK II Pekanbaru.
"Sekiranya Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II dapat dibuka kembali, tentu wisata halal dapat berkembang lebih pesat. Termasuk sektor ekonomi kreatif. Ini juga sejalan dengan harapan dari Menteri Dalam Negeri Malaysia yang kami temui baru-baru ini. Beliau sangat mengharapkan pembukaan konektivitas kedua negara," ungkap Syamsuar.
Provinsi Riau sudah ditetapkan sebagai kawasan industri pariwisata halal dan telah menunjukkan perkembangan investasi yang progresif. Bahkan Provinsi Riau selalu melebihi target realisasi investasi yang telah ditentukan.
Wakil Presiden, KH Maruf Amin dalam arahannya meminta agar semua pihak dapat bahu-membahu memajukan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.
“Saya ingin capaian yang dihasilkan hingga saat ini terus dioptimalkan. Agar ekonomi dan keuangan syariah Indonesia bisa berkontribusi signifikan. Tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga dalam tataran global,” kata Wapres. **fira
Berita Terkait :
- Sakti Wahyu Trenggono: PHK Besar-Besaran Jangan Terjadi Di Start Up Perikanan0
- Temui Gubernur Melaka, Gubri Bahas RoRo Dumai-Melaka0
- Kapolres Kuansing Ikut merespon positif dibukanya kembali izin ekspor CPO oleh Presiden Joko Widodo0
- BRK Jadi BRK Syariah, Terima Kasih Gubernur Riau0
- Pemerintah Raup Rp4 Triliun dari Lelang Enam Sukuk0
_Black11.png)









