- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Harga BBM Pertamina Naik, Pertamax Turbo Jadi Rp13.500 per Liter

Pertamina menaikkan harga BBM jenis pertamax turbo, pertamina dex, dan dexlite.
Jakarta, VokalOnline.Com - PT Pertamina (Persero) menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax turbo, pertamina dex, dan dexlite. Kenaikan harganya bervariasi mulai dari Rp1.500 per liter untuk pertamax turbo hingga Rp2.650 per liter untuk dexlite.
Pertamax turbo (RON 98) tadinya dihargai Rp12 ribu per liter, kini menjadi Rp13.500 per liter. Sementara, pertamina dex dari Rp11.050 per liter menjadi Rp13.200 per liter, dan dexlite dari sebelumnya Rp9.500 per liter menjadi Rp12.150 per liter.
Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading Pertamina Irto Ginting menjelaskan perseroan melakukan penyesuaian harga untuk tiga produk BBM non-subsidi.
"Harga baru ketiga produk ini, pertamax turbo, pertamina dex, dan dexlite, berlaku mulai, Sabtu (12/2), untuk wilayah DKI Jakarta atau daerah dengan besaran pajak BBM (PBBKB) 5 persen," ujarnya melalui keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com.
Penyesuaian harga, lanjut Irto, dilakukan mengikuti perkembangan terkini industri minyak dan gas. "Tercatat harga minyak ICP per Januari 2022 sebesar US$85 per barel atau naik sekitar 17 persen dari ICP per Desember 2021," imbuh dia.
Meskipun terdapat penyesuaian, harga pertamax turbo dan dex series Pertamina diklaim masih paling kompetitif dibandingkan dengan produk berkualitas setara. Penyesuaian harga ini juga sudah sesuai regulasi Kepmen 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga jenis bahan bakar umum."Untuk BBM non-subsidi lainnya, yakni pertamax dan pertalite tidak mengalami penyesuaian harga," terang dia.**Vol/Jn
Berita Terkait :
- CPO Naik Daun Masa Depan Minyak Sawit Terancam0
- Erick Thohir : Indonesia Harus Jadi Produsen Bukan Konsumen Energi Hijau0
- Kasmarni: Pemkab Bengkalis Siap Melaksanakan Pemerataan Pembangunan0
- Bupati Bengkalis Dampingi Wagubri Tinjau Budi Daya Madu di Bandar Laksamana0
- Tolak perpanjangan HGU 2 perusahaan ratusan Masa datangi Kantor Bupati Rohul 0
_Black11.png)









