- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
Harga TBS Turun, PKS Bisa Disanksi Tegas

Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengingatkan para pengusaha Pabrik Kelapa Sawit (PKS) untuk tidak menurunkan harga beli Tandan Buah Segar (TBS) secara sepihak.
Perusahaan/PKS yang menurunkan harga TBS secara sepihak dan melanggar ketentuan Permentan 01 Tahun 2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun, akan diberikan peringatan atau sanksi tegas.
Di Provinsi Riau, Gubri Syamsuar juga telah mengeluarkan Pergubri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Tata Cara Penetapan Harga TBS Produksi Pekebun.
Pergubri ini juga menjamin harga TBS agar tidak seenaknya saja diturunkan oleh perusahaan/PKS.
"Banyak laporan kepada pemerintah bahwa perusahaan/PKS menetapkan harga TBS secara sepihak, dimana telah terjadi penurunan harga pada kisaran Rp300 - Rp1.400 per kilogram," ungkap Gubri kepada pers, Senin (25/04/2022) malam.
Karena itu, Kementerian Pertanian RI melalui Dirjen Perkebunan telah melayangkan surat kepada 21 gubernur yang di wilayahnya terdapat perkebunan kelapa sawit, termasuk Gubri Syamsuar.
Di dalam surat tertanggal 25 April 2022 itu, Plt Dirjen Perkebunan Ir Ali Jamil M.P, Ph.D secara tegas meminta para gubernur agar memberikan peringatan atau sanksi tegas kepada perusahaan/PKS yang menurunkan harga TBS secara sepihak.
"Kita tak akan segan-segan memberikan peringatan atau sanksi tegas kepada perusahaan atau PKS yang membeli harga TBS di bawah harga yang sudah ditetapkan Tim Penetapan Harga Tingkat Provinsi," ucap Gubri, memperingatkan.
Seperti diketahui, sejak Presiden RI Joko Widodo pada 22 April lalu mengumumkan larangan ekspor bahan baku minyak goreng (RBD Palm Olein) per 28 April 2022, banyak perusahaan/PKS yang menurunkan harga TBS secara sepihak.
Fenomena ini tentu saja berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya petani sawit.
Padahal, sebagaimana dijelaskan Plt Dirjen Perkebunan, CPO tidak termasuk ke dalam produk sawit yang dilarang ekspor.
Pelarangan ekspor hanya berlaku kepada RBD Palm Olein. "Sehingga seharusnya tidak merugikan petani sawit," ungkap Gubri lagi.
Melalui surat itu juga, Plt Dirjen Perkebunan meminta para gubernur yang di wilayahnya terdapat perkebunan kelapa sawit agar mengirimkan surat edaran kepada para bupati/walikota yang menjadi sentra sawit.
"Para bupati/walikota diminta pro aktif mengawasi kalau ada perusahaan/PKS yang menurunkan harga TBS secara sepihak," kata Gubri, seraya menyebut bahwa hari ini (Selasa, 26 April 2022) segera menyurati bupati/walikota di Provinsi Riau. **Vol
Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di Provinsi Riau Nomor 17 periode 27 April - 10 Mei 2022 :
Umur 3 tahun (Rp 2.906,02);
Umur 4 tahun (Rp 3.141,64);
Umur 5 tahun (Rp 3.426,98);
Umur 6 tahun (Rp 3.508,53);
Umur 7 tahun (Rp 3.645,65);
Umur 8 tahun (Rp 3.745,70);
Umur 9 tahun (Rp 3.831,74);
Umur 10th-20 tahun (Rp 3.919,87);
Umur 21 tahun (Rp 3.757,01);
Umur 22 tahun (Rp 3.738,57);
Umur 23 tahun (Rp 3.723,21);
Umur 24 tahun (Rp 3.569,57);
Umur 25 tahun (Rp 3.485,07);
Indeks K : 92,71%
Harga CPO Rp. 16.572,40
Harga Kernel Rp. 11.273,46
NAIK Rp 89,18 per Kg untuk umur 10-20 tahun.
Berita Terkait :
- Menikam Jejak 5 Tahun Lalu, Eka Putra Nazir Nyatakan Maju Calon Ketua PWI Riau Juni 20220
- Raja Gunung Sahilan Sambut Pimpinan LAMR Terpilih Hasil Mubeslub0
- Safari Ramadhan, Maisir : Pemda Kuansing Ingin Bidang Agama Makin Maju0
- Buka Puasa Bersa FPII Riau Untuk Jalin Silaturahmi 0
- Terkait TBS Juga, RAKORTAS: Tidak Melarang Eksport CPO Hanya MGS Tapi APH dan SATGAS Harus Tegas0
_Black11.png)









