- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
Hasil Uji Laboratorium BPOM Keluar, Dugaan Beras Mengadung Plastik Tidak Tebukti Dan Layak Dikonsums

MERANTI, VokalOnline.Com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Polres Kepulauan Meranti menggelar Konferensi Pers terkait dugaan beredarnya beras sintetis (plastik) di salah satu minimarket yang beberapa waktu lalu menarik perhatian masyarakat selatpanjang dan sekitarnya.
Konferensi Pers tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar yang dilaksanakan di Dikopi, Jalan Merbau Selatpanjang, sabtu (21/10/2023)
Dalam keterangannya, Plt Bupati Asmar memaparkan tentang salah satu produk beras yang diduga sintetis, bahwa berdasarkan hasil uji laboratorium Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Pekanbaru, beras tersebut tidak terbukti mengadung bahan berbahaya dan memenuhi syarat sebagai beras yang layak dikonsumsi oleh masyarakat.
"Berkat respon cepat dan sinergitas pihak pemerintah bersama-sama pihak kepolisian terkait beredarnya dugaan beras sintetis yang sebelumnya menghebohkan masyarakat, langsung kita amankan sampelnya dan dilakukan pengujian di laboratorium BPOM Pekanbaru. Saat ini sudah keluar hasilnya, atas dasar itu dapat kami sampaikan beras tersebut memenuhi syarat sebagai beras yang layak dikonsumsi dan tidak mengandung plastik", jelas Plt Bupati Asmar sambil membacakan Hasil Uji BPOM Pakanbaru.
Kapolres Kepulauan Meranti melalui Kasat Reskrim, Iptu AGD Simamora turut membenarkan bahwa berdasarkan hasil uji laboratorium BPOM Pekanbaru, beras yang diduga plastik ternyata tidak terbukti mengandung plastik dan layak dikonsumsi masyarakat.
"Terkait kejadian beberapa waktu yang lalu kami telah malakukan langkah-langkah mulai dari mengumpulkan keterangan saksi-saksi, hingga mangamankan dan mengirimkan sampel untuk diuji, dan hari ini kita ketahui bersama berdasarkan hasil lab BPOM, beras tersebut tidak terbukti mengandung plastik", jelas Iptu Simamora.
Untuk itu pihaknya mengimbau kepada seluruh masayarakat, agar tidak mudah untuk menyimpulkan suatu perkara yang dapat menimbulkan keresahan sehingga terciptanya keamanan dan ketertiban di masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindag Marwan, menyampaikan terima kasih atas kerjasama seluruh pihak dalam peristiwa ini.
"Dinas Perindag berterima kasih atas bantuan pihak Polres Kepulauan Meranti dalam menyelesaikan permasalahan ini. Kami turut berterima kasih atas respon dari rekan-rekan media dan masyarakat. Mudah-mudahan dengan hasil dari BPOM ini mampu menjawab pertanyaan dan keresahan masyarakat sebelumnya", ujar Marwan.
Turut hadir, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Ifwandi, Kepala Dinas Kominfotik Febriady, Kasatpol PP Tunjiarto, dan sejumlah wartawan media massa. (Bom)**
Berita Terkait :
- Plt Bupati Asmar Ikuti Malam Taaruf & Pelantikan Dewan Hakim MTQ0
- Disprindag Gelar Terima Surat BPOM Pekanbaru Beras di Meranti Aman Dari Isu Beras Mengadung Plastik0
- Dua Penadah Sepeda Motor Milik Warga Teluk Nayang Ditangkap Polsek Pujud Di Rohul0
- Plt Bupati Asmar Tutup Pelatihan Bersama Satpol PP Meranti0
- Perkuat Kemitraan, Kapolres Meranti Silaturahmi bersama Ketua PWI Riau0
_Black11.png)









