- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
Hendry Munief Soroti Informasi Piala Dunia 2026 Belum Terasa oleh Masyarakat di Daerah

Jakarta, VokalOnline.Com - Komisi VII DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI dan RRI, dan juga Lembaga Kantor Berita Negara (LKBN) Antara sebagai persiapan kolaborasi penayangan Piala Dunia 2026 di TVRI. Sejumlah masukan dari Komisi VII disampaikan secara langsung.
Sebagaimana diketahui, RDP ini merupakan bagian dari komunikasi aktif Komisi VII dengan para mitra kementerian dan lembaga. Komisi VII mengharapkan kolaborasi bukan saja terjadi antara TVRI, RRI dan Antara namun juga terjadi dengan mitra lainnya seperti Kementerian Perindustrian, Kementerian UMKM, Kementeri Ekraf dan Pariwisata.
Agenda RDP yang digelar pada Rabu (28/1/2026) ini berlangsung dengan hangat. Sejumlah masukan disampaikan oleh para anggota Komisi VII. Salah satu diantaranya adalah dari anggota Fraksi PKS Dapil Riau 1 Hendry Munief MBA.
Hendry Munief menyampaikan bahwa hingga sekarang gaung Piala Dunia 2026 belum dirasakan oleh masyarakat kecil. TVRI sebagai lembaga penyiar resmi belum menjalankan fungsinya secara maksimal.
"Kita sangat berharap event Piala Dunia ini dapat mengangkat ekonomi masyarakat kecil. Namun faktanya hingga sekarang, gaungnya belum terasa secara massif. Itu yang kita rasakan di daerah. Ini yang harus menjadi PR besar TVRI, RRI dan Antara ke depannya." terang Hendry Munief.
Kolaborasi TVRI, RRI dan Antara pada event Piala Dunia 2024 ini mendapat sambutan positif oleh Hendry Munief. Dan direncanakan, kolaborasi ini juga melibatkan 4 kementerian mitra Komisi VII lainnya seperti Ekraf, Perindustrian, Pariwisata dan UMKM. Dimana, kolaborasi yang massif nantinya mendapatkan dampak yang besar bagi kepuasan publik dan peningkatan ekonomi secara kuantitatif.
"Sinergi ini sangat diharapkan. Momentum berkolaborasi bersama. Kita sebagai berharap pengungkit ekonomi, berharap konversi ekonomi terjadi secara signifikan. Maka, integrasi Nobar Piala Dunia harus berjalan dengan baik." tegas Hendry Munief.(**)
Berita Terkait :
- Mabes Polri Diserang, Terdengar Beberapa Kali Tembakan0
- Transaksi di PayPal Bisa Bayar Pakai Uang Kripto0
- Khofifah Minta Warga Jatim Untuk Tidak Mudik0
- Rumah Mewah Kedoya Jadi Incaran Pencuri Karena Adanya Plang \'Dijual\'0
- Kubu AHY Yakin Kemenkumham Akan Objektif Jelang Penentuan Nasib0
_Black11.png)









