- Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika di Hotel Grand Tembilahan, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Indragiri Hilir Gelar Apel Gabungan Peringati Hari Buruh sedunia 2026
- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
IRT Korban Pemerkosaan di Rohul Ngaku Dipaksa Suami
Buat Pernyataan Telah Berbohong

Korban pemerkosaan di Rokan Hulu (tengah) mengaku telah berbohong dan merekayasa kasusnya. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Ibu rumah tangga inisial Z yang mengaku menjadi korban pemerkosaan di Rokan Hulu, Riau, mengaku telah berbohong. Pengakuannya telah dirudapaksa empat pria yang merupakan teman suaminya merupakan rekayasa.
Kepada wartawan, Z mengaku kebohongan menjadi korban pemerkosaan merupakan ulah suaminya, Surya. Selama ini, Z mengaku sering diintimidasi oleh sang suami untuk selalu berbohong di hadapan penyidik.
"Saya mendapatkan kekerasan (dari suami) dan anak saya," kata Z, Selasa siang, 21 Desember 2021.
Pengakuan Z, dirinya bahkan mendapatkan ancaman pembunuhan dari suami jika menolak berbohong kepada polisi. Ancaman serupa juga dialamatkan ke anak jika Z menolak.
"Saya pikir kalau ikut suami saya akan baik-baik saja, saya tidak dipukul lagi, saya tidak dimarahi lagi," kata Z.
Tuduhan pemerkosaan ini berawal dari hilangnya telepon sang suami. Surya lalu menuding telepon itu telah diambil Andika. Nama ini merupakan orang yang dilaporkan Z ke polisi dengan tuduhan pemerkosaan.
Setelah Andika, menyusul lagi laporan terhadap tiga pria lainnya. Ibu rumah tangga ini tidak tahu kenapa suaminya menyasar empat pria itu.
"Saya gak tahu kalau itu, dia menyuruh saya buat laporan pemerkosaan dan berbohong," tegas Z.
Selama berumahtangga dengan Surya, Z mengaku sering mendapatkan kekerasan dalam rumah tangga. Z mengaku pernah dipukul pakai besi, pakai kayu hingga gitar sampai pecah.
Z menyebut Surya merupakan pria tempramental, sering marah-marah tanpa sebab. Apalagi kalau Z tidur duluan sehingga Surya memaksa bangun lagi dengan kekerasan.
Puncaknya, Surya menuduh Z selingkuh dengan Andika hingga muncul rekayasa diperkosa oleh nama tersebut dan tiga pria lainnya.
"Padahal selama ini saya di rumah saja, jagain anak, jagain kedai, kalau keluar main ke rumah kakak, itu saja," jelas Z.
Sementara Surya yang mendengar pengakuan Z langsung kaget. Dia berdiri dan meninggalkan sebuah ruangan sambil marah-marah.
"Sudah gila dia tu," tegas Surya.
Surya membantah telah memaksa istrinya merekayasa kasus ini. Justru Surya mengaku sudah menghabiskan banyak uang serta menjual barang miliknya agar istrinya mendapatkan keadilan.
"Sudah habis semua saya jual," tegas Surya.
Surya mengaku tidak mengetahui istrinya akan menuduh dirinya. Kehadiran dirinya dan istri untuk konferensi pers bersama wartawan untuk menyampaikan pengembangan penyidikan bersama pengacara.
"Gak tahu saya, tiba-tiba jadi begini," kata Surya.
Surya tak membantah pernah memukul istrinya. Hal itu dilakukan untuk mendidik ketika sang istri tidak mau lagi diajak bicara baik-baik. (syu)
Berita Terkait :
- Mengejutkan, IRT Korban Pemerkosaan di Rohul Ngaku Sudah Berbohong0
- Warga Kampar Ditangkap Polisi Sebar Hoax Soal Vaksin0
- Kejari Selamatkan Aset Pemda Kampar di Kota Padang0
- Menunggu Penyerahan Tersangka Korporasi Pembakar Lahan di Siak0
- Warga Gugat Wali Kota Pekanbaru ke Pengadilan0
_Black11.png)









