- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
Ketua Satgas Covid-19 Tawarkan Iqbal Kesempatan Bekerja di BNPB

Ilustrasi.
Jakarta, VokalOnline.Com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nasional menawarkan kesempatan bekerja di BNPB kepada Muhammad Iqbal, karyawan Jakarta Experience Board (JXB). Ini dilatarbelakangi sikap jujur saat melaporkan temuan uang senilai 2.050 Euro dan 3.000 dolar atau setara Rp65 juta, milik salah satu tamu karantina Rusun Nagrak.
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nasional yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto mengapresiasi sikap jujur karyawan tersebut saat menemuinya di Graha BNPB, Jakarta, pada Sabtu sore (19/2). Suharyanto menyampaikan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada Iqbal atas sikap jujurnya itu.
"Terima kasih mas Iqbal, sebuah tindakan yang patut menjadi teladan buat semua karyawan dan semua yang terlibat dalam pelayanan fasilitas pemerintah," ujar Suharyanto.
Jenderal bintang tiga ini kemudian menawarkan kepada Iqbal pekerjaan di BNPB jika pandemi sudah selesai.
"Jika pandemi sudah selesai, fasilitas karantina sudah tidak ada. Silakan jika berkenan untuk bergabung bersama BNPB," ujarnya.
Di samping itu, atas integritas yang ditunjukkan Iqbal, BNPB bersama JXB memberikan beasiswa untuk kuliah sehingga ia dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.
Sebelumnya, Syaiful Amin, pemilik uang yang ditemukan tersebut membagikan pengalaman melalui laman Facebook miliknya. Peristiwa bermula ketika ia melakukan karantina di Rusun Nagrak dan menyadari uangnya tertinggal di lokasi karantina. Setelah melaporkan kehilangan tersebut, uang dikembalikan kepada tamu.
“Saya merasa lega banget. Terima kasih kepada Muhammad Iqbal, petugas kebersihan yang menemukan uang saya. Ada banyak pilihan buat Mas Iqbal tetapi beliau memilih untuk berbuat yang benar,” ujar Syaiful.
Menanggapi kejadian baik tersebut, Direktur Utama JXB Novita Dewi menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim JXB di Rusun Nagrak karena telah bekerja dengan integritas.
"Semoga kejadian ini dapat memberikan inspirasi untuk bisa melayani dengan sepenuh hati," katanya.
Atas kejujuran dan integritasnya, perusahaan memberikan apresiasi berupa uang tunai sebesar Rp15 juta dan penawaran sebagai karyawan tetap.
Direktur Utama JXB juga menyampaikan rasa terima kasihnya Kepala BNPB atas apresiasi yang diberikan kepada karyawan JXB.
"Kami haturkan terima kasih atas kepedulian dan apresiasi dari Bapak Suharyanto, semoga peristiwa ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," tutupnya.
JXB merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta yang mengelola fasilitas karantina dan isolasi pemerintah. Dalam menjalankan tugas pelayanan, JXB menerapkan nilai-nilai kejujuran dan integritas demi kenyamanan tamu. ***
Berita Terkait :
- Presiden Lantik Gubernur Lemhannas dan Kepala Badan Pangan Nasional0
- Empat Arahan Presiden pada Rakernas 50 Tahun Basarnas0
- Survei Litbang Kompas: Demokrat 3 Besar Geser Golkar, PDIP di Puncak0
- Airlangga Ingatkan Pergeseran Kasus Aktif Covid-19 ke Luar Jawa-Bali0
- Jokowi Minta Permenaker Direvisi dan Pengambilan JHT Dipermudah0
_Black11.png)









