- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Mahasiswa Kabupaten Kampar Soraki Wakil Ketua DPRD

Ratusan Massa Aksi Geruduk Kantor DPRD Kampar penolakan Kenaikan BBM
BANGKINANG KOTA,VokalOnline.Com-Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Patriotik Indonesia (GPPI) Kabupaten Kampar melakukan aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM dan kenaikan harga komoditi.
Mahasiswa mendatangi gedung DPRD Kabupaten Kampar dan menerobos pintu masuk kantor DPRD. Kedatangan mahasiswa tersebut disambut Wakil Ketua DPRD Kampar Fahmil SE, Senin (5/9/2022).
Kondisi memanas ketika Wakil Ketua DPRD Fahmil,SE tidak bisa mengambil kebijakan, karena mahasiswa meminta sikap dari DPRD Kabupaten Kampar tentang menolak kenaikan harga BBM dan kenaikan harga komoditi.
Dalam audiensi, Fahmil, SE mengatakan "saya tidak bisa mengambil keputusan, karena harus rapat paripurna dulu dan dihadiri oleh 45 Anggota DPRD Kabupaten Kampar lainnya".Ujarnya.
Mendengar ucapan terbut, Ketua GPPI Komisariat Kampus Pahlawan M. Alif Fadilah menyoraki dan diikuti oleh seluruh massa aksi sambil menggebrak meja "Jika bapak tidak bisa menentukan sikap DPRD Kampar tentang penolakan kenaikan BBM dan kenaikan harga komoditi, tidak usah berbicara banyak, berarti DPRD Kampar mandul dan lebih baik kita bubar.
"Tidak berselang lama, mahasiswa membubarkan audiensi karena menganggap audiensi dengan Wakil Ketua DPRD tidak ada hasil dan tidak ada sikap DPRD Kampar yang bisa diputuskan oleh Wakil Ketua.***Vol3.
Berita Terkait :
- Jemput Bola Disdukcapil, Pengurusan Adminduk di Kecamatan Tapung0
- Keluhan Masyarakat Desa Sawah Baru Sudah Terwujud, Penggantian Trafo dan Peningkatan Daya Listrik 0
- Akses Jalan Linta Pasar Kampar Parah, Perangkat Dusun Pinatan Desa Pasar Kampar Goro Tibun jalan0
- Tim Futsal IWO Kampar Berhasil Raih Runner-up di Pelalawan0
- Peternak Gunung Bungsu Mengalami Kerugian, Eva Yuliana SE, Perlu Disikapi Dengan Serius0
_Black11.png)









