- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
Matahari Ternyata Bisa Tersenyum, Mirip Hantu di Ghostbuster

VokalOnline.Com- Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) tanpa sengaja menemukan Matahari sedang tersenyum.
Penampakan Matahari yang tengah tersenyum ini diunggah NASA lewat akun Twitternya. Dalam gambar ini Matahari tampak lebih berseri dari biasanya.
Tentu saja, senyum yang menyeringai dari gambar tersebut bukan senyum sebenarnya. NASA menyebut apa yang tampak seperti senyuman tersebut adalah lubang koronal.
Dua mata yang terbentuk dari lubang koronal tampak berkelap-kelip, sementara lubang koronal ketiga mulut yang tengah tersenyum ceria.
"Hari ini, Solar Dynamics Observatory NASA melihat Matahari "tersenyum." Terlihat dalam sinar ultraviolet, tambalan gelap di Matahari ini dikenal sebagai lubang koronal dan merupakan daerah di mana angin Matahari yang cepat menyembur ke luar angkasa," tulis NASA di akun @NASASun pada Kamis (27/10).
Fenomena Matahari tersenyum ini terjadi di tengah aktivitas Matahari yang sedang sangat aktif beberapa waktu belakangan.
Dilansir dari Science Alert, apa yang sebenarnya terjadi di sini adalah fenomena pareidolia. Fenomena tersebut terjadi kita membayangkan melihat hal-hal seperti wajah dalam sebuah pola acak.
Lebih lanjut, sebuah akun Twitter mengomentari Matahari yang tersenyum dan mengaitkannya dengan tokoh fiktif di film Ghostbusters.
"Apakah itu wajah pria marshmallow Stay Puff dari Ghostbusters?" tulisnya.
Di sisi lain mengutip Space Weather Live, lubang koronal tidak berarti Matahari benar-benar memiliki lubang. Lubang koronal hanya merupakan bagian dari Matahari yang memiliki temperatur lebih rendah dan kurang padat dibandingkan area sekitarnya.
Karena itulah, lubang koronal terlihat memiliki warna hitam. Penampakannya pun mirip lubang lantaran berada di gelombang ultraviolet ekstrem tertentu.**Syafira
Berita Terkait :
- Elon Musk soal Pecat Direksi dan Jadi CEO Twitter Ini Hanya Sementara0
- Banyak Akun Pengguna Kena Suspend, Instagram Minta Maaf0
- Bisakah Kreator Konten Twitter Dapat Duit bak YouTuber?0
- Terlalu Banyak Varian Produk, Apple Kehilangan Jati Diri?0
- Menteri Timor Leste Minta Telkom Bantu Akses Komunikasi di Pedesaan0
_Black11.png)









