Oknum Wartawan SN di Inhu Buat Berita Hoax, Catut Nama Zulpendi Sebagai Sumber

Publisher Syafira Lacitra Amanda Daerah
21 Agu 2022, 15:49:07 WIB
Oknum Wartawan SN di Inhu Buat Berita Hoax, Catut Nama Zulpendi Sebagai Sumber

Zulpendi (Narasumber yang keberatan dicatut beritanya dalam dugaan berita hoax)


Inhu, VokalOnline.Com - Oknum wartawan atas nama Sandar Nababan (SN) diduga membuat berita hoax fitnah serta mencatut nama narasumber Zulpendi, dalam berita dengan judul "Kerap Buang Limbah B3, PT KAS di Inhu Harus Ditindak" oknum wartawan SN tersebut melakukan framing seolah olah pabrik tersebut melanggar aturan dan melakukan flow up berita fiktif tersebut seperti fakta.


"Saya dikirimkan Vidio oleh oknum wartawan tersebut, karena saya kenal saya balas pesan tersebut dengan kata Gas, saya terkejut ketika melihat berita diterbitkan oknum wartawan SN itu mencatut nama saya sebagai narasumber," kata Zulpendi kepada wartawan Sabtu (20/8/2022) di Rengat seraya menegaskan membalas WhatsApp wartawan itu hanya dengan kata "Gas" kok sampai macam macam dibuat kata Zulpendi.


Dijelaskan Zulpendi, apa saja pernyataan dirinya yang dibuat oleh oknum wartawan SN itu dan diterbitkan di media kabarriau pada Rabu, 17 Agustus 2022 - 17:20 WIB merupakan pernyataan yang bohong, sebab sama sekali dirinya tak membuat pernyataan kepada oknum wartawan SN tersebut.


"Sampai sampai pernyataan saya dibuat dalam berita oleh oknum wartawan SN itu dengan tegas menyebutkan pabrik kebal hukum dan ada juga pernyataan saya dibuat dalam berita itu tentang kebun dan tentang limbah bagai," kata Zulpendi dengan nada kecewa.

Zulpendi yang tercatat sebagai ketua Serikat Pekerja Transportasi Darat (SPTD) Kabupaten Inhu ini menjelaskan, semua pihak investasi yang dilakukan investor di Kabupaten Inhu harus dijaga semua pihak dan harus juga dilakukan pembinaan secara maksimal oleh pihak terkait.

"Saya memahami juga tentang limbah pabrik kelapa sawit, dari vidio yang dikirimkan oleh oknum wartawan SN itu terlihat dari kolam 13 dialirkan ke kebun sawit dan menurut saya itu tidak ada masalah sebab air dari kolam 13 itu sudah steril dan biasa saja air yang dari dataran tinggi ke dataran rendah saat bertemu pastilah menimbulkan busa," kata Zulpendi.

Lebih jauh dijelaskan Zulpendi terkait berita yang di framing oleh oknum wartawan SN itu, semua tentang pernyataan dirinya sebagai sumber berita merupakan fiktif, apalagi terkait limbah pabrik yang dilihat dari vidio yang dikirimkan oleh oknum wartawan SN itu sama sekali tidak ada persoalan dengan standar limbah. 

"Saya berharap tidak ada lagi oknum wartawan di Inhu yang membuat seperti yang dilakukan oknum wartawan SN itu, saya benar-benar terkejut setelah membaca berita yang dibuat oknum wartawan SN yang mencatut nama saya sebagai narasumber," katanya dengan nada kesal yang mencantumkan juga Mantan Panwascam Kecamatan Pasir Penyu dalam berita tersebut.

Dalam berita yang dibuat oleh oknum wartawan SN terbit di media online beritariau itu juga tidak memuat pernyataan dari pihak pabrik sawit yang dituduhkan membuang limbah dan semua yang dibuat mencatut nama saya sebagai narasumber juga tidak ada berimbang. "Saya tau juga soal berita, berita yang dibuat oknum wartawan SN ini sudah menghakimi, memfitnah, dan menyebarkan kebencian," jelasnya. 

Semantara itu oknum wartawan SN yang dihubungi menjelaskan, pada saat berita terbit dan disampaikan link berita tersebut kepada Zulpendi tidak tanggap. "Saya sudah kawan lama dengan Zulpendi sejak tahun 2000, ketika dia bilang gas saya buat saja berita yang menurut Zulpendi tidak ada masalah," kata oknum wartawan SN.

Ditambahkan SN, kenapa setelah dua minggu berita terbit baru protes dari Zulpendi, dan semustinya komplin dengan dirinya langsung bukan menyampaikan kepada wartawan lain. "Saya heran kenapa bisa begitu teman saya ini," ujar SN. **vol/hen/tim

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment