- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
Pemkab Bengkalis Evaluasi Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik

BENGKALIS, VokalOnline.Com - Sebagai langkah untuk melahirkan pelayanan publik yang prima, dalam memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat dengan cepat dan tepat.
Hari ini Bupati Bengkalis Asisten Administrasi Umum Setda Bengkalis Aulia, buka langsung kegiatan evaluasi hasil penilaian melalui standar publik pemerintah kabupaten bengkalis tahun 2022, di Ruang Rapat Hang Tuah Kantor Bupati Bengkalis, Selasa (22/02/2022).
Lebih lanjut Aulia mengatakan, bahwa untuk melayani sesuai dengan kebutuhan masyarakat, cepat dan tepat tentunya tidak akan terjadi begitu saja, diperlukan komitmen.
Dengan kebersamaan, serta sinergitas semua pihak, memerlukan ikhtiar secara berkelanjutan, disiplin yang panjang, transformasi sistem, transformasi tata kelola, perubahan pola pikir, dan perubahan budaya kerja, mengubah kebiasaan melayani menjadi pelayanan," tutur mantan Kepala BPKAD tersebut.
Lanjut Aulia bahwa adanya kegiatan ini, untuk semua perangkat daerah penyelenggara pelayanan publik, tidak bisa lagi bekerja biasa-biasa saja. Mulai saat ini, harus segera mengubah cara berpikir, cara merespons, dan cara kerja orientasinya harus hasil.
" Kedepan memanfaatkan lebih banyak teknologi atau digitalisasi pelayanan untuk melakukan tugas-tugas pelayanan publik, makanya, inovasi dengan memanfaatkan teknologi, harus menjadi budaya kerja yang baru untuk dijalankan," jelasnya.
Guna kebutuhan masyarakat, agar pelayanan publik berkualitas. Karena pelayanan publik perlu dibuat lebih cepat, lebih pintar, lebih murah, lebih mudah, lebih baik, dan lebih nyaman, dengan tetap memenuhi standar pelayanan publik sesuai undang-undang nomor 25 tahun 2009.
Turut hadir dalam acara tersebut H. Ahmad Fitri Kepala Perwakilan Omdusman RI Provinsi Riau, Bambang Pratama Kepala Keasistenan Pencegahan Mal Administrasi Omdusman RI Provinsi Riau sebagai Narasumber serta seluruh peserta Asistensi Evaluasi Hasil Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Pemerintah Kabupaten Bengkalis.(der)
Berita Terkait :
- BBKSDA Riau Buat Kubangan Garam Cegah Gajah Masuk Tol0
- Sektor Pengelolaan Sampah Sebagai Pendorong Pertumbuhan Perekonomian Bengkalis0
- Penanganan Sampah di Bengkalis Dilakukan Secara Komprehensif dan Terpadu0
- HUT RSU Mutiasari ke-6 Tahun, Bupati Ucap Selamat0
- Mobil CPO PT SIPP Dihadang Oknum Mengaku Jalankan Perintah Pangdam0
_Black11.png)









