- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
- Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat
- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
Peralihan TV Analog Ke Digital, Kemenkominfo Siapkan 4,2 juta Set Top Box Untuk Warga Prasejahtera

VokalOnline.com – Secara bertahap, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mulai menghentikan siaran televisi analog dan menggantinya dengan siaran televisi digital. Program ini dikenal dengan Program Analog Switch Off (ASO).
Siaran televisi analog sendiri sudah mengudara selama hampir 60 tahun di Indonesia dan pergantian siaran televisi digital selambat-lambatnya pada 2 November 2022.
Siaran televisi digital menggunakan modulasi sinyal digital dan sistem kompresi akan menghadirkan kualitas gambar yang lebih bersih, suara yang lebih jernih dan canggih teknologinya bagi masyarakat Indonesia.
Direktur Pengembangan Pitalebar Kominfo Marvels Situmorang menjelaskan, Masyarakat harus mulai melakukan pengecekan televisi masing-masing saat ini, apakah TV mereka sudah siap menerima siaran digital atau tidak. Kalau sudah siap otomatis siaran langsung diterima. Kalau tidak siap digital tinggal membeli Set Top Box (STB). STB itu semacam alat converter.
Kendati demikian, STB pada tahapan saat ini akan dibagikan lebih dulu untuk masyarakat prasejahtera yang ada di Indonesia, dengan berbasiskan data dari Kementerian Sosial.
“Sampai saat ini ada sebanyak 4,2 juta set top box dari kebutuhan 6,7 juta. Sisanya akan masih dicarikan jalan keluar, pemerintah masih baru memiliki untuk 1 juta alat. jadi baru terpenuhi 5 juta,” kata Marvels dalam keterangan resminya pada Selasa, (31/5/2022).
Katas Marvels, hingga saat ini kordinasi dengan pemerintah daerah terus berjalan sehingga warga yang berhak menerima sudah terdata dan tepat sasaran. Kordinasi dengan pemda sebetulnya sudah dilakukan sejak 2020 lalu, karena imbas pandemi kordinasi dilakukan melalui luring.
“Kebetulan di 2020-2021 ada pandemi, maka kordinasi baru bisa dilakukan lewat online. Pada 2022 dengan semakin baiknya kondisi pandemi kita lakukan kordinasi secara fisik dengan pemda beberapa hari lalu dengan Lampung, Jawa tengah ini akan terus kita lakukan sosialisasi dan penyebaran informasi terkait distribusi setupbox,” tegasnya. **Fira
Berita Terkait :
- Sukseskan Peralihan TV Analog Ke TV Digital, Kemenkominfo Gandeng Organisasi Pers0
- Ini Cara Cek Rumah Kamu Ada Siaran TV Digital Atau Belum0
- Disdukcapil Pekanbaru Segera Terapkan KTP Digital0
- Bagi 4.602 Set Top Box di Masyarakat, Gustaf Griapon Ajak Pengguna TV Pasang Alat STB Untuk Siaran D0
- Warga Apresiasi Migrasi TV Digital, Diskominfosanti Buleleng Cek Kekuatan Jangkauan Sinyal Siaran0
_Black11.png)









