- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Polres Pelalawan Tangkap 4 PNS DLHK Lakukan Pemerasan

Barang bukti pemerasan berupa uang yang disita Polres Pelalawan dari 4 PNS di Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Riau. IST
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Personel Polres Pelalawan menangkap empat pegawai negari sipil dari Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DLHK) Riau. PNS yang juga penyidik kehutanan itu meminta uang Rp30 juta kepada pemilik alat berat.
Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Sunarto menjelaskan, empat PNS di DLHK itu menangkap alat berat di kawasan hutan produksi terbatas (HPT) Kabupaten Pelalawan.
L
"Pelaku beralasan untuk penegakan hukum, ditangkap Senin sore," kata Sunarto, Selasa petang, 19 Juli 2022.
Empat pelaku masing-masing berinisial MAG, HS, BT dan TS. Mereka sudah ditahan di Polres Pelalawan untuk penyidikan lebih lanjut.
Sunarto menjelaskan, dugaan pemerasan terjadi setelah penangkapan alat berat itu. Kepada pemilik, pelaku menawari bisa diselesaikan di tempat, kalau tidak alat berat dibawa ke Pekanbaru.
Kepada empat pelaku, korban memohon agar bisa dibantu. Pelaku setuju dan meminta untuk menyediakan uang Rp30 juta.
"Terjadi negosiasi sehingga turun menjadi Rp15 juta," jelas Sunarto.
Sebagai tanda jadi, korban menyerahkan uang Rp4 juta dan berjanji memenuhi keesokan harinya di sebuah warung.
"Pertemuan di Sop Tunjang Dusun Segati, Simpang Basrah Langgam," jelas Sunarto.
Setelah perjanjian itu, korban melapor ke Polres Pelalawan. Petugas melakukan penyelidikan dan mendatangi rumah makan tempat pertemuan.
"Setelah penyerahan atau terjadi pindah tangan uang, petugas langsung menangkap empat pelaku," ujar Sunarto.
Berita Terkait :
- Tersangka pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dibantu oleh istrinya. IST0
- Kasus HIV/AIDS di Riau Tinggi Banyak Pasien Belum Miliki Kesadaran Minum Obat0
- PT SAL di Inhu Ditaksir Rugikan Negara Mencapai Rp12 terliun, Hutan Talang Jadi Kebun Sawit0
- Sinergitas TNI-Polri dan Instansi Terkait Dalam Mencegah Penyebaran PMK di Kabupaten Kuantan Singing0
- Ormas Islam Apresiasi Atas Perestasi Kinerja MUI Riau Masa Khidmat 2020-20250
_Black11.png)









