- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Riau Luncurkan Program Mobil Masker Cegah Gelombang Ketiga Covid-19

Gubernur Riau Syamsuar. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Kian melandainya angka konfirmasi harian Covid-19 di Riau membuat sebagian masyarakat enggan memakai masker lagi. Padahal penyaring udara di bagian hidung dan mulut ini menjadi senjata ampuh pelindung dari virus corona.
Sebagian warga beranggapan Covid-19 di Riau telah usai. Padahal potensi gelombang ketiga selalu di hadapan mata ketika masyarakat sudah abai menerapkan protokol kesehatan.
Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat ini, Gubernur Riau Syamsuar membuat terobosan gerakan mobil masker bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal Ganip Warsito.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edy Afrizal, gerakan mobil masker akan diluncurkan pada 15 November 2021. Kegiatan ini berlangsung dua hari dibarengi sosialisasi masih sangat pentingnya memakai masker selama pandemi belum berakhir.
"Nanti mobil ini membagikan masker kepada masyarakat, dipelopori oleh gubernur dan Kepala BNPB," kata Edy, Selasa siang, 9 November 2021.
Edy menjelaskan, tujuan gerakan ini meningkatkan kembali masyarakat terhadap pemakaian masker. Setiap warga yang ditemui akan mendapatkan masker oleh petugas.
"Tidak hanya di Riau saja tapi oleh provinsi lainnya," kata Edy.
Edy menyatakan masyarakat tidak boleh lengah dan abai menerapkan protokol kesehatan saat kasus Covid-19 di Riau dan daerah lainnya melandai. Pasalnya kelengahan ini akan menjadi celah terjadi lonjakan kasus harian.
Nantinya, petugas mobil masker juga mengingatkan sangat pentingnya menjaga jarak dalam setiap kegiatan atau ketika berkumpul. Masyarakat juga diajak selalu jaga kesehatan dalam setiap beraktivitas ataupun sesudahnya.
"Kita tidak boleh lengah, selama Covid-19 belum dinyatakan berakhir, kita wajib tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan," ucap Edy.
Kegiatan ini nantinya melibatkan relawan Covid-19 di Riau. Relawan akan berkeliling mengedukasi masyarakat agar pandemi ini segera berakhir.
Sebagai informasi, hingga 9 November 2021 sudah ada 128.142 warga Riau terpapar virus corona. Dari jumlah itu, 123.951 dinyatakan sembuh setelah dirawat dan menjalani isolasi di fasilitas pemerintah.
Dari jumlah warga terpapar tadi, 4.114 meninggal dunia. Sementara di rumah sakit, pasien virus corona yang dirawat tinggal 18 orang dan menjalani isolasi mandiri tinggal 59 orang.
Di sisi lain, kasus baru harian Covid-19 di Riau bertambah 3 orang, di mana 2 di antaranya ada di Pekanbaru dan 1 di Kabupaten Indragiri Hilir. Artinya, 10 kabupaten dan kota di Riau sudah nihil penambahan kasus baru. (syu)
Berita Terkait :
- Pekanbaru Kebut Vaksinasi Lansia Untuk Kejar PPKM Level 10
- Gubernur Sumbar Nyatakan Siap Hadiri Mubes IV IKMR Riau0
- Dosen Fakultas Kedokteran Unri Lakukan Penyuluhan Infeksi Menular Seksual0
- Petani Kopsa-M Menyatakan Tidak Ada Kriminalisasi0
- Petani Sawit Kopsa-M Stempel Darah di Atas Tanda Tangan0
_Black11.png)









