- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
STY Bocorkan 2 Kelemahan Timnas U-20 Usai Tekuk Cakallikli Spor

Jakarta, VokalOnline.Com - Pelatih Timnas Indonesia U-20 Shin Tae Yong membocorkan kelemahan timnya usai mengalahkan Cakallikli Spor.
Timnas Indonesia U-20 mengalahkan klub Turki itu dengan 2-1 pada laga uji coba di Antalya, Turki, Senin (24/10). Meski menang, Shin Tae Yong berpendapat masih ada kekurangan dari anak didiknya,di lansir dari cnn indonesia.
Dua kekurangan yang dilihat oleh Shin Tae Yong adalah aspek pressing dan penguasaan bola. Menurutnya, Marselino Ferdinan dan kawan-kawan masih sering kehilangan bola.
"Jadi kelemahan saat ini kalau kehilangan bola itu mereka suka berdiri diam saja. Seharusnya pemain kami itu pressing biar lawan tidak dapat peluang yang baik atau serangan balik," ujar Shin Tae-yong dalam keterangan di laman resmi PSSI.
Pelatih asal Korea Selatan itu ingin pola pikir pemain Timnas Indonesia U-20 berubah dalam bersikap jika kehilangan bola. Ia meminta pemainnya untuk berusaha merebut bola jika lepas dari penguasaan.
"Jadi pemain-pemain sampai sekarang juga masih saja saat kehilangan bola, mereka tidak melakukan pressing. Itu pelan-pelan harus diperbaiki. Dan kelemahan-kelemahan yang ada juga diperbaiki pelan-pelan," ujarnya.
Di satu sisi, pelatih 52 tahun itu tetap melihat ada perkembangan positif yang ditorehkan Ronaldo Kwateh dan rekan-rekan. Shin Tae Yong mengincar peningkatan kekuatan fisik dan kemampuan dasar dalam mengolah bola selama Timnas Indonesia U-20 berada di Turki.
"Jadi selama ini ada latihan fisik mulai dari sekarang. Memang fokusnya ke skill dasar dan passing ya. Hari ini juga sudah mulai uji coba dan jadi fokusnya lebih ke pertandingan," ucap Shin Tae Yong.**vol/jn
Berita Terkait :
- Graham Potter Soroti Ketajaman lini depan Chelse0
- 18 wakil Indonesia Lanjutkan Perjuangan Di Dunia Junior 20220
- Richard Mainaky: Duet senior-junior kunci sukses ganda campuran0
- Turnamen Sumpadang Cup Ke V di Buka Oleh, Rahmad Jevary Juniardo0
- Ketua Pengprov ESI Riau, Silaturahmi Bersama 12 Ketua ESI Kabupaten dan Kota Se-Riau0
_Black11.png)









