- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
Superyacht Milik Putin Ditaksir Bernilai Rp9,4 Triliun

Superyacht bernilai US$700 juta disebut-sebut milik Presiden Rusia Vladimir Putin yang saat ini diselidiki otoritas Italia. (REUTERS/HOST PHOTO AGENCY).
Jakarta, VokalOnline.Com - Sebuah kapal pesiar mewah alias superyacht bernilai US$700 juta atau setara Rp9,4 triliun yang berlabuh di pantai barat Italia disebut-sebut milik Presiden Rusia Vladimir Putin. Kapal yang diberi nama Scheherazade ini sedang diselidiki oleh otoritas Italia untuk memburu pemilik asli superyacht.
Hal ini diungkap oleh aktivis-aktivis yang bekerja sama dengan Alexei Navalny, pemimpin oposisi Rusia yang sedang dipenjara, dalam melacak aset milik orang-orang kaya Rusia, seperti melansir The Guardian, Rabu (23/3). Dalam sebuah video yang dipublikasikan di YouTube, Jurnalis Investigasi Maria Pevchikh, dan aktivis anti-korupsi Georgy Alburov, mengklaim bahwa beberapa staf kapal pesiar merupakan bagian dari Layanan Perlindungan Federal Rusia (FSO).
FSO adalah sebuah badan yang mengelola keamanan untuk pejabat tinggi Rusia, termasuk Putin. "Mereka adalah pegawai negara Rusia dan personel militer yang secara teratur melakukan perjalanan ke Italia untuk merawat dan bekerja di kapal pesiar misterius itu," tulis Pevchikh dalam sebuah cuitan Twitter.
Kabarnya, kapal yang panjangnya sekitar 140 meter ini dilengkapi dengan spa, kolam renang, dua helipad, perapian kayu bakar, dan meja biliar yang dirancang miring untuk mengurangi dampak gelombang. Seorang sumber di unit polisi keuangan di Carrara mengatakan mereka sekarang mengetahui siapa pemiliknya dan akan segera membuat pengumuman.
Investigasi oleh surat kabar La Stampa awal bulan ini telah menghubungkan kapal itu dengan Eduard Yurievich Khudainatov, mantan presiden perusahaan minyak negara Rusia Rosneft, melalui perusahaan cangkang yang terdaftar di Kepulauan Marshall. Namun, polisi Italia yakin bahwa Khudainatov bukanlah pemilik sebenarnya dari kapal pesiar tersebut.
"Dia tampaknya orang yang terhubung dengan lingkaran dalam Putin tetapi tidak cukup kaya untuk memiliki kapal pesiar sebesar Scheherazade," ujar Jacopo Lacoboni, Jurnalis La Stampa yang melakukan penyelidikan.
Sebelumnya, dalam pidato di parlemen Italia, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak Italia untuk menyita kapal pesiar itu, menambahkan bahwa Putin dan pendukungnya yang kaya sering berlibur di Italia dan aset mereka harus diblokir.
"Jangan menjadi tempat persembunyian bagi para pembunuh. Blokir semua aset properti, akun, dan kapal pesiar mereka. Mulai dari Scheherazade hingga yang terkecil," tandasnya.**vol/jn
Berita Terkait :
- BUMN Minta Pertamina Hitung Ulang Harga Pertamax0
- Stafsus Sri Mulyani Ingatkan Pawang Hujan Juga Kena Pajak0
- Pedagang Minyak Goreng Ogah Diwawancara: Capek, Nggak Ada Perubahan 0
- Jaminan Kesehatan, 900 Petani Kampar Kiri Hulu Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan0
- Ratusan Warga Kendal Berebut Vaksin Demi Dapat Minyak Goreng Gratis0
_Black11.png)









