- Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika di Hotel Grand Tembilahan, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Indragiri Hilir Gelar Apel Gabungan Peringati Hari Buruh sedunia 2026
- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
Syafaruddin Poti: Di Atas Ring Bertarung, Dibawah Ring Kita Bersaudara

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Mens Sana in Corpore Sano 'dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat'. istilah ini telah melekat dalam bidang olahraga dan kesehatan.
Kondisi ini jugalah yang tergambar pada perhelatan Impact Fight Night II , sebuah ivent olahraga tarung bebas yang menggunakan kekuatan dan kelincahan tubuh yang diselenggarakan IMPACT Mixed Martial Arts (MMA) Kota Pekanbaru Sabtu (22/7/2023).
Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Syafaruddin Poti menyebutkan iven IFN II ini adalah ivent yang sangat baik dapat melahirkan generasi Indonesia, terutama di Pekanbaru dan Riau sebagai generasi Tangguh.
"Pertarungan dalam IFN II memiliki strategi, kekuatan dan ketahanan tubuh para petarung," kata Syafaruddin Poti.
Dikatakan Poti, kemenangan memang utama akan tetapi rasa persaudaraan lebih utama. "Diatas ring kita adalah petarung, dibawah ring kita adalah saudara," pungkasnya.
Kolaborator Impact MMA Pekanbaru menyelenggarakan IFN II, Djono A Burhan mengatakan ivent ini wadah yang sangat tepat bagi generasi Kota Pekanbaru dan Riau kedepan.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Riau ini juga mengatakan karakter pertandingan dalam IFN II juga menekan prilaku Bullying.
"Potensi yang ada dalam karakter tarung bebas ini akan membuat aksi bulli tidak akan pernah terjadi. Bullyng No, Berprestasi Yes," kata Djono A Burhan saat membuka secara resmi Impact Fight Night II, Sabtu (22/7/2023).
Djono juga mengatakan membuka ivent ini adalah untuk membuka ruang untuj anak-anak Kota Pekanbaru mengembangkan potensi diri masing-masing.
"Diatas ring kita berkompetisi dan dibawah ring kita adalah bersaudara. Bagi yang kalah jangan ada dendam, latih kembali diri.Kedepan kita akan kembali melaksanakan agenda seperti ini kedepannya," sebur Djono.
Pada perhelatan IFN II ini diikuti sekitar 100 lebih petarung sebagai peserta. Menurut Owner IMPACT MMA Kota Pekanbaru, Mentro, Impact Fight Night II ini dilaksanakan dalam 34 partai selama dua hari dan hari puncak Minggu (23/7/2023).
"IFN II ini adalah trilogi dari rangkaian ivent yang sudah kita laksanakan. Kita berharap kedepan masih ada rangkaian ivent ini dilaksanakan. Puncaknya adalah Gelar Sabuk Juara Kelas 53 Full Tournament yang akan dilaksanakan pada Minggu (23/7/2023)," katanya.(*)
Berita Terkait :
- Gubri Syamsuar Terima Anugerah Provinsi Layak Anak0
- Melalui Impact Fight Night II, Lahirkan Riau yang Generasi Tangguh0
- Meranti Kembali Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Tahun 20230
- Wajah Kejaksaan Tegas dan Humanis, Komjak Nilai Burhanuddin Mampu Mengimplementasi Harapan Presiden0
- Dispora Pekanbaru Janji Bangun Venue Sepatu Roda dan Venue Lainnya 0
_Black11.png)









