- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
Koptan Sialang Sakti Desa Batas Bantu Masdjid Al-Jihat Rp150 Juta
Peringati Isra\'Mi\'raj Nabi Muhammad SAW

Penyerahan bantuan Rp150 juta kepada pengurus masjid oleh Kelompok Tani Sialang Sakti Desa Batas, Rokan Hulu. Yusrizal
Rokanhulu, VokalOnline.Com - Kelompok Tani Sialang Sakti (SS) Desa Batas, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) memberikan bantuan tunai sebesar Rp150 juta untuk Pembangunan Masdji Al-Jihat
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Koperasi Mintareza Sag pada Acara memperingati Israq dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriyah, Selasa(1/03/2022)malam.
Hadir pada acara tersebut Anggota DPRD Rohul, Budi Suroso, Ketua Pembangunan Masjid Al-Jihad Robi Yudistira, Kades Batas T Musrial, Ketua BPD Batas Hablum Tambusai serta para jama'ah masjid dan Ustad Kondang dari Ibukota H Mardian Hasibuan Lc.
Ketua Koptan SS Mintareza Sag diawal acara mengatakan, memperingati Isra Mi'raj tentunya tidak sekedar memperingati saja melainkan harus memahami makna dari peringatan Isra Mi’raj itu sendiri.
Mengingat Peristiwa Agung yang dilewati Nabi Muhammad SAW dalam satu malam saja pada tanggal 27 Rajab dengan mendapat perintah dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu bagi umat muslim.
Dalam uraian Israq Mi'raj, Ustaz H Mardian Hasibuan Lc menyampaikan isra Miraj merupakan dua peristiwa yang terjadi pada waktu yang berbeda, bukan merupakan satu peristiwa saja.
Peristiwa Isra Miraj ini sangat penting karena berkaitan dengan ibadah utama bagi umat Muslim, yakni salat 5 waktu.
Isra merupakan peristiwa perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa. Pada saat itu, Nabi Muhammad SAW mengendarai Buraq.
Sementara Miraj merupakan peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Bumi menuju langit ke-7 dan dilanjutkan ke Sidratul Muntaha bertemu dengan Allah SWT untuk menerima perintah langsung.
Allah SWT memanggil Rasul untuk menyampaikan perintah mendirikan salat bagi Nabi Muhammad SAW dan umatnya. Awalnya, Rasul diperintahkan untuk menjalankan 50 kali salat.
Namun, karena takut umatnya tak bisa menjalankan salat sebanyak 50 waktu, Nabi Muhammad SAW meminta keringanan hingga hanya perlu menjalankan perintah salat 5 waktu dalam sehari semalam.
Sedangkan jika diartikan dari bahasa, Isra Miraj berasal dari dua kata, yakni 'isra' yang berasal dari kata 'asra' yang berarti perjalanan dan 'miraj' yang berarti tangga atau perjalanan.
Dalam kisah Isra Miraj ini, Rasul bertemu dengan beberapa nabi terdahulu pada setiap langit yang dilewatinya. (yus)
Berita Terkait :
- Polres Rohul temukan 9,58 gram shabu dan 7,32 gram ganja kering di rumah warga0
- Polres Rohul tangkap Pelaku TP Narkotika jenis Shabu berat kotor 13,65 gram0
- Tim Asistensi Polda Riau Tinjau Vaksinasi di Puskesmas Tambusai Utara I0
- Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Komplek Perumahan Perusahaan Negara0
- Lima Ninja Sawit Digelandang ke Polsek Bonai Darussalam0
_Black11.png)









