- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
2 Momen Kocak Jeka Saragih di Semifinal Road to UFC

Jakarta, VokalOnline.Com - Kendati buas di atas octagon, Jeka Saragih, tak bisa menyembunyikan jati diri sebagai pria humoris. Itu terjadi di semifinal Road to UFC.
Jeka Saragih sukses meraih tiket ke final usai menang KO brutal atas Ki Won Bin pada ronde pertama dalam duel yang digelar di Crowne Plaza, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Minggu (23/10),dilansir dari cnn indonesia.
Satu pukulan kanan yang keras Jeka Saragih menghantam rahang Ki Won Bin hingga roboh. Jeka kemudian kembali menghajar Ki Won Bin yang sudah tidak berdaya di atas oktagon UFC.
Wasit langsung menyetop pertandingan untuk menyelamatkan Ki Won Bin dari cedera parah. Jeka Saragih pun dinyatakan menang KO brutal di ronde pertama.
Buas di atas octagon tak berarti Jeka Sargih jadi sosok yang sangar. Ia malah melakukan beberapa aksi kocak selepas duel.
Setelah melakukan selebrasi, Jeka Saragih berlari ke arah dua pelatihnya yang ikut masuk ke octagon. Petarung 27 tahun itu kemudian menjatuhkan sang pelatih satu persatu dan dilanjutkan dengan pura-pura melepaskan pukulan di atas tubuh mereka.
Aksi kocak tersebut membuat kedua pelatihnya tertawa lepas. Tak berhenti sampai di situ, Jeka pun melakukan aksi jenaka lain saat diperkenankan masuk ke octagonPetarung 27 tahun itu kemudian menjatuhkan sang pelatih satu persatu dan dilanjutkan dengan pura-pura melepaskan pukulan di atas tubuh mereka.
Aksi kocak tersebut membuat kedua pelatihnya tertawa lepas. Tak berhenti sampai di situ, Jeka pun melakukan aksi jenaka lain saat diperkenankan masuk ke octagon untuk berpose bersama Anshul Jubi yang akan menjadi lawanya di final.
Anshul Jubi sendiri sukses mengalahkan Kyung Pyo Kim untuk memastikan tiket ke final Road to UFC. Sesaat setelah pengumuman pemenang, wasit memanggil Jeka ke dalam octagon.
Jeka pun melakukan gesture kocak dengan mengepalkan tangan ke wajah Anshul Jubi. Bukannya marah, petarung asal India itu bahkan mengarahkan tangan Jeka ke dagunya.
Kedua finalis Road to UFC itu kemudian bersalaman dan tertawa bersama seperti sahabat akrab sebelum turun dari arena duel.
Hingga saat ini pihak UFC belum merilis jadwal resmi dan lokasi final Road to UFC. Namun sejumlah media mengklaim final akan berlangsung di Korea Selatan pada Februari 2023.**vol/jn
Berita Terkait :
- STY Bocorkan 2 Kelemahan Timnas U-20 Usai Tekuk Cakallikli Spor0
- Graham Potter Soroti Ketajaman lini depan Chelse0
- 18 wakil Indonesia Lanjutkan Perjuangan Di Dunia Junior 20220
- Richard Mainaky: Duet senior-junior kunci sukses ganda campuran0
- Turnamen Sumpadang Cup Ke V di Buka Oleh, Rahmad Jevary Juniardo0
_Black11.png)









