- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
Agustus Ada SI-EXPO 2023 Terbesar Bertemunya Stakeholder Sawit Indonesia Dari Hulu dan Hilir di Riau
Tentang Sawit di Indonesia

Qayuum Amri, CEO Sawit Indonesia bersama Pejabat BPDPKS dan Pengrus GAPKI Pusat
Jakarta, VokalOnline.Com – Provinsi Riau dipilih menjadi tuan rumah Sawit Indonesia Expo 2023 (SI-EXPO 2023), kegiatan tersebut dijadwalkan 8-9 Agustus 2023 mendatang. SI-EXPO 2023 merupakan pameran pertama terbesar di Indonesia yang mempertemukan semua stakeholder sawit Indonesia baik dari hulu hingga hilir, dalam dan luar negeri.
SI-EXPO dengan tema “Achieving high productivity and efficiency based and technology 4.0” diselenggarakan oleh majalah Sawit Indonesia bekerjasama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit INDONESIA (APKASINDO) serta Forum Mahasiswa Sawit Indonesia (FORMASI-Indonesia).
CEO Sawit Indonesia Qayuum Amri, kepada wartawan Sabtu (8/7/2023) menjelaskan, SI-EXPO digelar sebagai salah satu bentuk ekspose industri hulu dan hilir sawit, dan menjadi masukan kepada Pemerintah terkhusus Satuan Tugas Tatakelola Industri Kelapa Sawit Indonesia yang saat ini sedang viral diperbincangkan stakeholder sawit.
Ada berbagai alasan mengapa Provinsi Riau terpilih sebagai lokasi perdana karena Riau adalah miniatur industry hulu-hilir sawit Indonesia dimana diketahui Riau memiliki luas perkebunan sawit terluas di Indonesia yakni seluas 4,172 juta hektar dimana 68% nya atau 2,83 juta hektar dikelola oleh perkebunan sawit rakyat.
Dengan luas perkebunan sawit ini, Riau telah didapuk sebagai provinsi terdepan dalam hal pertumbuhan ekonomi secara nasional dan provinsi tercepat bangkit dan berlari pasca pandemic Covid-19.
Tak heran, Sawit Indonesia memilih Riau sebagai lokasi event bergengsi yang akan mempertemukan ketiga entitas sawit untuk kolaborasi menuju kesetaraan yang berkelanjutan.
Qayuum Amri yang juga pemimpin redaksi Sawit Indonesia juga menjelaskan, bahwa SI-EXPO ini dilaksanakan di Convention and Exhibition SKA, yang menghadirkan 100 peserta stand pameran yang terdiri dari usaha skala besar (hulu-hilir sawit), menengah, kecil, mikro, bahkan koperasi milik petani sawit.
Sawit Indonesia Expo ingin menghadirkan suasana baru pameran industri sawit yang tidak hanya diikuti perusahaan skala besar, melainkan juga diikuti UKM maupun koperasi dengan produk berbahan sawit UKM lidi sawit, rendang sawit, dodol, coklat, batik sawit dan lain-lain.
"Sedangkan untuk Industri hulu-hilir sawit akan menampilkan Industri mesin prosesing CPO, Pamigo, Minyak Makan Merah (M3), biodiesel, D100, aftur sawit, bensin sawit, industri pupuk, produsen kecambah, teknologi iT sawit dan lain-lain.
Tentunya tidak ketinggalan kami akan mengundang secara khusus kampus mitra Beasiswa SDM Sawit Kementan-BPDPKS yang ada di Riau yaitu Politeknik Perkebunan Kampar Riau dan Institut Teknologi Perkebunan Indonesia Pelalawan serta Fakultas Pertanian di Riau,” kata Qayuum.
Para peserta stand pameran kegiatan SI-EXPO disampaikanya juga, dapat juga menghubungi APKASINDO Riau atau ke Tim Expo perwakilan Riau ke nomor HP 081277679834.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APKASINDO Provinsi Riau, KH Suher menyambut baik pameran ini. “Saatnya Riau menjadi pusat industry berkelanjutan yang menjadi barometer industri hulu-hilir sawit yang bukan hanya Indonesia tapi dunia” ujar KH Suher.
Menurutnya SI-EXPO 2023 juga akan kami jadikan sebagai cermin untuk melihat jauh kedepan indistri sawit Indonesia. Kami secara khusus mengundang semua petani sawit, terkhusus pengurus 12 DPD APKASINDO Kabupaten Kota Provinsi Riau.
Semantara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APKASINDO, Dr Ir Gulat Manurung MP C.IMA. C.APO dihubungi via telpon menanggapi baik rencana kegiatan SIEXPO-2023 sebagai penyemangat ditengah kelesuan berkepanjangannya harga TBS petani.
Tidak ada kata menyerah dengan kondisi tidak baik-baik sajanya petani sawit, semua itu adalah ujian ketangguhan petani sawit” kata Gulat yang sedang berada di Serang Banten.
Gulat juga menyampaikan, kalau pihaknya dari APKASINDO juga mengundang delegasi petani sawit yang terdapat di 22 Provinsi yang memiliki kepengurusan APKASINDO, dari Aceh sampai Papua untuk hadir pada acara bergengsi tersebut.
Pada acara SIEXPO-2023 ini, dari DPP APKASINDO sendiri mengambil moment memberikan penghargaan khusus kepada Tokoh Sawit Indonesia, seperti Bapak Gubernur Riau dan Dandrem 031/WB. Untuk Gubernur Riau kami menilai sebagai Gubernur Sawit Indonesia dengan Predikat Gubernur Sahabat Petani Sawit.
Ada banyak dasar dari pemberian piagam penghargaan tersebut, terkhusus perhatian Gubernur Riau kepada Petani sawit selama 3,5 tahun beliau memimpin Riau. Dari 22 Provinsi Sawit APKASINDO, Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi, akan diberikan apreasiasi award dari APKASINDO dengan berbagai dedikasinya kepada petani sawit di Riau.
Yang paling spektakuler sejak Beliau menjabat Gubernur Riau adalah nyaris tidak adanya lagi kebakaran hutan dan lahan, lalu terbitnya Pergubri Tataniaga TBS Petani, lalu Prakarsa Pak Gubernur Riau Program Wajib Mitra Korporasi PKS dengan petani sawit swadaya, minimnya konflik petani dengan korporasi.
"Kerjasama Kejati Riau Program Jaga Zapin dengan Pemprov Riau dalam hal menjaga petani sawit Riau dan terakhir adalah terbitnya panduan harga TBS petani Swadaya-Mitra oleh Disbun Riau, untuk yang terakhir ini adalah yang pertama di Indonesia bentuk hadirnya pemerintah ditengah petani sawit," ujar Gulat
Untuk Kejati Riau, Dr Supardi SH MH, sudah diberikan tanda hormat petani sawit Riau dengan predikat “Kejati Riau Rumahnya Petani Sawit” dan Pak Kapolda Riau Irjend M Iqbal dengan predikat “Polda Riau Sahabat Petani Sawit”. Untuk kedua Piagam Tanda Penghormatan ini sudah kami berikan pada kesempatan sebelumnya.
Sedangkan untuk Dandrem 031/WB, kami memberikan Award Sawit Indonesia, karena Danrem 031/WB sebagai salah satu garda terdepan dalam pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Riau. Danrem 031/WB Riau yang saat ini dijabat oleh Brigjend TNI Dany Racka Andalasawan, juga sangat melekat dengan Teknologi Tepat Guna (TTG) produk sampingan kelapa sawit dan penyediaan embung air didaerah yang sulit air bersih.
“Memang untuk Piagam Perhargaan level Menteri, Tokoh Nasional, Gubernur, Kajati, Kapolda, Dandrem, adalah wewenang DPP APKASINDO, atas usulan 22 Provinsi APKASINDO dan tentunya dengan penilaian tertentu yang sifatnya affirmative” terang Gulat.
Pada kesempatan SI-EXPO 2023 ini informasinya, Majalah Sawit Indonesia secara khusus akan menganugerahkan Award Sawit Indonesia 2022 kepada Gubernur Riau, satu-satunya Gubernur yang pernah meraih Award Sawit Indonesia di acara SI-EXPO dan SI-EXPO ini akan sangat istimewa karena bersamaan dengan HUT Provinsi Riau ke 66 yang jatuh pada tanggal 9 Agustus, ujar Gulat. **jun
Berita Terkait :
- Temui Masyarakat Tanjung Medan, Gubri Syamsuar Cek Harga Sawit0
- Tadi Malam Dua Unit Rumah Warga Jalan Pembangunan Bagansiapiapi Dilalap Jago Merah0
- Gubri Syamsuar Serap Aspirasi Masyarakat Pujud0
- Gubri Syamsuar: Sistem Pertanian Terpadu Desa Rantau Sakti, Rohul Layak Ditiru0
- PJ Bupati Kampar Launching Kerja Keras Bebas Cemas BPJS Ketenagakerjaan Masuk Desa di Desa Buluh Cin0
_Black11.png)









