- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
- Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat
- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
Asisten Administrasi Umum Bengkalis Buka Seminar Nasional Tema Peran digital

Bengkalis, VokalOnline.Com- Agar mampu bersaing di pasar global dengan mayoritas penduduk muslim, Pemerintah Kabupaten Bengkalis perlu memasang target khusus, tidak hanya sebagai konsumen dari produk halal, akan tetapi juga mampu menjadi produsen produk halal.
Makanya, agar produk halal kita mampu bersaing, kita tidak bisa lagi menggunakan metode yang konservatif, akan tetapi harus bisa memanfaatkan teknologi dan digitalisasi. Paling tidak dengan menerapkan pembayaran syariah secara digital.
Demikian disampaikan Bupati Bengkalis melalui Asisten Administrasi Umum Kabupaten Bengkalis Aulia saat membuka Seminar Nasional dengan tema peran digital transaksi dalam meningkatkan industri halal di Kabupaten Bengkalis, Senin (19/9/2022), di Aula STIE Syariah Bengkalis.
Sebagaimana kita ketahui kata Aulia, industri halal telahpun menjadi trend dunia saat ini, hal ini terbukti dari prospek industri halal yang terus tumbuh dari tahun ke tahun yang mengakibatkan besarnya peluang konsumen dalam industri halal tiap tahunnya. Oleh sebab itu, prospek dan potensi besar ini harus dikembangkan di Indonesia khususnya di Kabupaten Bengkalis.
"Hal ini tentunya menjadi sebuah tantangan, baik bagi kami pemerintah daerah, pelaku ekonomi, pelaku pariwisata, pelaku usaha maupun dunia pendidikan. Untuk kita bisa mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi syariah dengan melakukan penguatan UMKM industri halal melalui penggunaan teknologi digital, meningkatkan kualitas sumber daya manusia berbasis ekonomi dan keuangan syariah serta meningkatkan literasi masyarakat terhadap produk halal," jelas Aulia.
Kemudian, peran strategis STIE Syari’ah Bengkalis, sebagai salah satu perguruan tinggi yang unggul dalam bidang ekonomi syari’ah, hendaknya lebih maksimal, guna memajukan sektor industri produk halal ini, dengan melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas dan ahli dibidangnya, serta dapat menjadi pionir dalam inovasi dan riset produk halal bagi UMKM.
Turut hadir Wakil Bupati Siak, H Husni Merza, Lektor Perguruan Tinggi Universitas Darussalam Gontor Akhmad Affandi Mahfudz selaku narasumber seminar, Kodim 0303 Bengkalis diwakili Hendriko, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syari’ah Bengkalis, Khadijah Ishak, Kepala Kemenag Bengkalis H Khaidir DPH LAMR Bengkalis Sofyan Said, dan para undangan lainnya.(der)
Berita Terkait :
- Wakil Bupati ikuti Rapat Paripurna Ranperda Perubahan APBD Tahun 20220
- Bupati Bengkalis Buka Acara Sosialisasi Pembentukan dan Pengembangan Desa/Kelurahan Tangguh0
- Bupati Bengkalis Ingatkan Pentingnya Menjadi Manusia Unggulan0
- Bupati bersama Ketua DPRD Bengkalis Menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) tentang Perubahan0
- Bupati Bengkalis Menghadiri Sidang Paripurna DPRD Bengkalis0
_Black11.png)









