- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Bandingkan Kekuatan Irene dengan Gothamchess

Irene Kharisma Sukandar (foto: Enclyclopedia DKI Jakarta)
Vokalonline.com- Dilansir dari CNN Indonesia -- Rating FIDE Irene Kharisma Sukandar lebih tinggi dibandingkan Gothamchess alias Levy Rozman. Namun untuk kategori blitz, Gothamchess lebih unggul.
Berdasarkan situs FIDE, Gothamchess punya rating 2376 untuk kategori blitz. Sementara itu Irene punya rating 2313.Namun untuk rating keseluruhan, Irene lebih unggul dibandingkan Gothamchess. Irene punya rating 2413 sedangkan Gothamchess memiliki rating 2343.Gothamchess dan Irene sama-sama memiliki gelar International Master (IM). Gothamchess mendapatkan gelar tersebut di tahun 2018.
Sementara itu Irene lebih dulu mendapatkan gelar IM, yaitu pada 2014. Lima tahun sebelumnya, Irene lebih dulu meraih gelar Women Grand Master (WGM). Irene dan Gothamchess adalah dua pecatur profesional yang terlibat dalam kekisruhan dan sensasi Dewa Kipas alias Dadang Subur.Gothamchess menilai Dewa Kipas melakukan kecurangan dengan menggunakan bot saat bermain di chess.com, termasuk ketika mengalahkan dirinya.
Pihak Dewa Kipas membantah hal tersebut dan menganggap pembekuan akun Dewa Kipas di chess.com akibat campur tangan Gothamchess. Akun media sosial Gothamchess pun mendapat serangan dari netizen yang simpati pada kisah Dewa Kipas yang ditulis oleh Ali Akbar. Pihak Percasi dan Irene ikut angkat suara. Mereka yakin chess.com punya algoritma dan perhitungan untuk menilai kecurangan yang dilakukan seorang pengguna aplikasi tersebut. Percasi dan Irene pun turut diserang oleh netizen pembela Dewa Kipas.Kekisruhan tersebut berujung pada duel Irene vs Dewa Kipas. Irene berhasil menang telak dalam duel tiga babak yang dipertandingkan. Gothamchess ikut berkomentar dan menganggap akurasi Dewa Kipas turun jauh di hadapan Irene dibanding saat bermain online.
(ptr)
Berita Terkait :
- Tak Diizinkan Masuk,Tim Rizieq Cekcok Dengan Polisi0
- Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas 1,5 Km ke Barat Daya0
- 2 Orang Jadi Tersangka Kasus Pencurian Rumah Mewah Kedoya0
- KPK Akan Periksa Politikus PAN Yandri Susanto Terkait Kasus Bansos0
- Hari Kedua Kebakaran Kilang Balongan0
_Black11.png)









