- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
Bank BJB Luncurkan Sejumlah Program Digital di Karawang
Dukung Peningkatan Ekonomi Desa

KARAWANG (VOKALONLINE.COM) - Untuk mendukung visi Jabar Juara Lahir Batin, Bank Jawa Barat dan Banten (BJB) kembali mensosialisasikan dan meluncurkan sejumlah produk digital di Karawang pada Jumat, 24 Desember 2021.
Peluncuran produk digital tersebut dikemas dalam sebuah kampanye yang menarik dengan judul "Peran Bank BJB Untuk Keberagaman di Era Digitalisasi Dalam Mewujudkan Jawa Barat Juara Lahir Batin."
Adapun produk digital yang diluncurkan adalah Program Desa Digital 2.0 dan implementasi Kredit BJB MESRA bagi kelompok umat Beragama dan lulusan Sekoper Cinta.
Kegiatan berisi sosialisasi produk perbankan Bank BJB ini dihadiri oleh audiens dari berbagai agama dan digelar di area Gedung Pemberdayaan Ekonomi Umat GKP Immanuel Karawang.
Hadir pada acara tersebut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Karawang Cellica Nurrchadiana, Ketua Umum Sekoper Cinta Atalia Praratya, Komisaris Independent Bank BJB Fahlino F Sjuaib, Komisaris Bank BJB Muhadi, Direktur Utama Bank BJB Yuddy Rinaldi, Direktur Komersial dan UMKM Bank BJB Nancy Adistyasari, serta sejumlah pejabat setempat.
Program Desa Digital 2.0
Program Desa Digital 2.0 menjadi perhatian Bank BJB karena desa adalah sebuah aglomerasi permukiman dengan berbagai mata pencaharian dan latar belakang yang memiliki potensi ekonomi yang perlu dikembangkan.
Pengembangan potensi itu dapat dipercepat dengan melakukan transformasi digital. Dalam hal ini, Bank BJB berkolaborasi bersama Pemprov Jabar memberikan kemudahan kepada masyarakat desa dalam mengakses produk perbankan dan penyediaan akses internet.
Kabupaten Karawang sendiri sejauh ini sudah memiliki sedikitnya 30 desa digital. Melalui program desa digital masyarakat desa diajak untuk mengubah cara bertransaksi dari tunai menjadi non tunai atau cashless.
Selain itu, menjadikan desa sebagai pusat pelayanan keuangan masyarakatnya, seperti dalam melakukan pembayaran pajak daerah (PBB, Samsat, pembayaran kewajian lainnya), penarikan dan penyetoran uang serta desa sebagai etalase penjualan produk UKM masyarakat.
Kredit MESRA dan Sekoper Cinta
Selain pengembangan Desa Digital, program yang tak kalah menariknya adalah implementasi Kredit BJB MESRA bagi kelompok umat Beragama dan lulusan Sekoper Cinta.
Sekoper Cinta kependekan dari Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita adalah program pemberdayaan wanita dengan saling bertukar pengetahuan dan pengalaman sehingga bisa meningkatkan kualitas hidup kaum hawa.
Di dalam programnya itu, Bank BJB turut serta dengan menghadirkan program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu (PESAT) dan Kredit MESRA bagi lulusannya.
Dengan BJB Kredit MESRA masyarakat akan semakin mudah mendapatkan pembiayaan mikro karena kredit tersebut tanpa bunga dan agunan serta hasil kerja sama dengan Pemprov Jabar. BJB Kredit MESRA telah dibuka secara luas bagi pemeluk semua agama.
Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB, Widi Hartoto, mengatakan Kredit MESRA merupakan komitmen dan keberpihakan pihaknya untuk terus memicu perekonomian, khususnya sektor UMKM.
"Dengan arus digitalisasi yang semakin mengalir deras masuk ke desa-desa, pelaku UMKM harus menyambutnya sebagai peluang guna memperbesar skala usaha," jelas Widi. (rls)
Berita Terkait :
- Dinas Koperasi Kampar Tak miliki Data, Kopsa-M Lakukan Registrasi Keanggotaan0
- Direktur Utama Bank BJB Dinobatkan Sebagai Top Regional Banker0
- Riau Menuju Magnet Baru Sumber Pertumbuhan Ekonomi Sumatra0
- Seminar Ekonomi Nasional Harian Vokal dan KPA Gubernur Riau Berjalan Sukses0
- Hakim Nyatakan Kasus Penipuan Investasi Keluarga Salim Lanjut ke Pembuktian0
_Black11.png)









