- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
Buaya Muncul Di Parit Warga Panik, Seekor Buaya Dilumpuhkan Warga

Bagansiapiapi, VokalOnline.Com - Masyarakat Jalan Mesjid Al Waris Bagan Barat Bagansiapiapi,Rabu (23/8/2023) Jam 22.30 WIB malam dikejutkan munculnya buaya di parit perumahan warga.
Buaya sungai bergigi tajam ini membuat warga kaget dan beramai-ramai menangkapnya.
Warga berdatangan menangkap hewan buas ini menggunakan peralatan seadanya.
Usaha warga berhasil buaya ukuran panjang lebih satu meter ini di jerat dan diikat.
Upaya melumpuhkan buaya ini,ternyata ada warga mengabadikannya dengan handphone hingga hewan buas ini tertangkap.
Kamis (24/8/2023),Pian (41) warga sekitar lokasi buaya ini ditemukan ,menyebutkan sudah dua kali menemukan buaya di parit rumah warga.
" Ini kedua kemaren ada juga,kami khawatir jika di rawa-rawa sekitar ini banyak buayanya, " Ucap warga ini.
Sekejap saja,setelah seorang warga mengunggah vidio berdurasi 26 detik saat buaya di tangkap viral di medsos .
" Warga meminta BSKDA,Dinas Kehutanan turun dan tanggap,sebelum ada korban jiwa, " Pinta warga.
Menurut,Rabu (23/8/2023) malam kemaren merupakan kedua kali setelah sebulan lalu buaya muncul dan ditangkap warga.
Pantauan media lokasi sekitar Pulau Baru, Pujasera merupakan daerah rawa terdapat parit menurut warga dulunya anak-anak sungai yang mengalir di Kuala Bagan (Pelabuhan Nelayan) dan Sungai Garam kini sudah tumpat akibat pendangkalan.
Bukan hanya buaya di khawatirkan di rawa-rawa ini ada juga ular ukuran besar yang sering dilihat warga sehingga perlu di waspadai dan upaya penanganan serius sebelum ada korban jiwa.(Hy)**
Berita Terkait :
- Kamis Barokah, Lagi Dua Balita Penderita Stunting di Merbau dapat Bantuan dari Kapolsek0
- Peringati HUT RI ke-78, Polres Inhu Tanam 3500 Pohon0
- Besok Menkominfo Akan ke Riau, Bertemu Kades hingga UMKM 0
- Polres Rohil Dan Jajaranya Gelar Polri Lestarikan Negeri Penghijauan Sejak Dini Secara Serentak0
- Gandeng TNI dan Pemda, Polres Meranti Lakukan Penamaan Pohon Serentak0
_Black11.png)









