- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Bupati Bengkalis Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi Secara Virtual

Bengkalis, VokalOnline.com- Bupati Bengkalis Kasmarni mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi secara virtual, Kamis (18/8/22) di Ruang Rapat Hang Jebat Kantor Bupati Bengkalis. Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2022 ini dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo dari Istana Negara Jakarta.
Ikut mendampingi Bupati, Wakil Bupati Bengkalis H Bagus Santoso, Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijatmiko, Sekretaris Daerah Bengkalis H Bustami HY, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bengkalis H Heri Indra Putra, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Bengkalis Hendrik Dwi Yatmoko, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Bengkalis Zulfan, Kepala Dinas Perikanan Bengkalis Herliawan, Kepala Dinas Perhubungan Bengkalis Agus Sofyan, Kepala Bapenda Syahruddin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan diwakili Rafiarni dan tamu undangan lainnya.
Melalui virtual, Presiden RI Joko Widodo menyampaikan bahwa saat ini momok terbesar seluruh negara adalah inflasi termasuk Indonesia. Karena keadaan sekarang tidak normal maka dari itu kami tegaskan kepada seluruh Gubernur, Bupati dan Walikota yang ada agar berkerja keras, tidak boleh bekerja standar dan menggunakan standar baku, harus saling memperhatikan mikro dan makro ketersediaan pasokan.
Kemudian lanjut Jokowi, Pemerintah Daerah juga diharapkan membangun koordinasi dan kerjasama dengan TPID yang ada di daerah maupun pusat dalam penguatan pengendalian inflasi.
"Pantau disetiap daerah, apa saja penyebab utama terjadi inflasi mulai dari pemunuhan pasokan pangan dan kenaikan harga pangan yang terjadi. Sehingga nantinya pemerintah daerah bisa berkolaborasi antar TPID dalam pemunuhan stabilitas pangan daerah,” tegasnya.
Sementara itu Bupati Bengkalis Kasmarni usai Rakornas mengatakan Pemerintah Kabupaten Bengkalis siap menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia untuk mempersiap langkah-langkah konkrit dalam penguatan pengendalian inflasi guna mendukung pemulihan ekonomi nasional terutama untuk wilayah Kabupaten Bengkalis.
"Selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis juga siap membangun sinergitas dengan TPID Daerah dan Pusat guna memperbaiki laju inflasi yang terjadi saat ini," kata Kasmarni.(der)
Berita Terkait :
- Pemerintah Kabupaten Bengkalis menggelar upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan0
- Bupati Bengkalis lakukan Pemberian Remisi Peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia0
- Pemerintah Kabupaten Bengkalis Gelar Apel Kehormatan Dan Renungan Suci0
- Pemerintah Kabupaten Bengkalis Gelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci0
- Asisten II Terima Piala Penghargaan Lomba Kota Bersih0
_Black11.png)









