- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
Dinas PUPR Dumai Lakukan Pengerukan Drainase Jalan Ombak
Untuk Pengendalian Banjir Akibat Curah Hujan dan Air Pasang dari Laut

Kepala Bidang Sumber Daya Air PUPR Dumai, Wan Rieko Candra
Dumai, VokalOnline.Com - Untuk pengendalian banjir di Kota Dumai Dinas Pekerjaan Umum Penata Ruang (PUPR) Kota Dumai melalui Bagian Sumber Daya Air (SDA) melakukan pengerukan sampah dan lumpur di drainase. Pengerukan sampah ini dilakukan di Jalan Ombak karena sampah dan lumpur di dranase jalan tersebut sudah begitu padat.
Kepala Dinas PUPR Kota Dumai, Reza Pahlevi melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air PUPR Dumai, Wan Rieko Candra mengatakan saat ini mereka sedang mengeruk sampah dan lumpur di jalan Ombak. Dan pengerukan itu juga tidak bisa sekali di kerjakan namun berulang kali melihat kondisi di lapangan.
" Saat ini kita di SDA PUPR Kota Dumai sedang melakukan pengerukan atau normalisasi drainase di jalan ombak, melihat kondisi lumpur dan sampah disana terlalu padat. Pengerjaan ini akan berulang dilakukan dan tidak bisa sekali saja, karena sampah dan lumpur disana sudah terlalu padat dan penuh," sebut Kepala Bidang Sumber Daya Air, Wan Rieko Candra di ruangan kerjanya, Selasa (12/072022).
Ia menambahkan alat yang di turunkan saat ini adalah exskapator mini dan beberapa alat manual serta segenap jumlah personil yang di turunkan untuk pengerjaan normalisasi drainase jalan Ombak sebagai pengendalian banjir. Jika pengerjaan normalisasi ini rutin dilakukan diperkirakan air akan cepat surut apabila hujan turun maupun naiknya air pasang.
Sebagaimana kita ketahui di Kota Dumai sebelumnya sudah sering dilanda banjir besar dari curahan air hujan maupun air pasang dari laut. Tidak bisa pungkiri soal banjir di kota Dumai, seperti pada tahun sebelumnya di daerah Bumi Ayu sempat terjadi banjir yang sangat besar.
Menurut salah seorang sumber, Bhainur (56) mengatakan kalau Dumai tidak bisa mengelak banjir yang datang dari curahan hujan dan air pasang dari laut. Pasti dilanda kebanjiran dan solusinya normalisasi drainase dan sungai agar air cepat surut.
" Di Dumai kita tidak bisa mengelak banjir dari curahan hujan dan air pasang laut, untuk solusi atau mengatasi hal itu harus di normalisasi baikbsungai maupun drainase yang ada di perkotaan agar aliran air menjadi lancar yang akan mempercepat surutnya banjir tersebut, " ungkapnya.(zul)
Berita Terkait :
- Idul Adha 1443H Gerindra Dumai Lakukan Pemotongan Hewan Qurban0
- PT KPI RU Dumai Lakukan Penyembelihan Hewan Kurban untuk Warga0
- Perayaan Idul Adha di Rutan Dumai Aman dan Kondusif0
- JMSI Dumai Prihatin Minimnya Anggaran Kerjasama Media di Pemko0
- Gedung Baru Kejaksaan Negeri Dumai Telan Biaya Rp22 Miiliar0
_Black11.png)









