- Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika di Hotel Grand Tembilahan, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Indragiri Hilir Gelar Apel Gabungan Peringati Hari Buruh sedunia 2026
- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
Dua alat berat di tangkap KPH Kesatuan Pengelolaan Hutan

Kuansing, VokalOnline.Com - Terkait ditangkapnya Dua Unit alat berat jenis Excavator merek Sumito dan mrek CAT berwarna Kuning oleh Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) hari ini Jumat (22/7. 2022) di Desa Inuman kecamatan huluKuantan kabupaten Kuantan Singingi.
Dari informasi yang dirangkum oleh awak media dari berbagai sumber yang menyebutkan Dua unit Alat berat excavator tersebut,ditangkap dalam keadaan sedang beraktifitas,dan dihentikan oleh petugas KPH dan rombongan untuk menghentikannya yang di perkiraan masih dalam kawasan hutan lindung dan diduga tidak mengantongi izin.
Abriman KPH Kuansing saat di konfermasikan kembali oleh MediaVokalOnline,Com membenarkan atas penangkapan dua unit alat berat ekscator berdasarkan informasi masyarakat di Desa Inuman.
Menyebutkan ada alat berat yang sedang beraktifitas membuka lahan di kawasan hutan lindung,dan langsung turun kelokasi,dan sampai di lokasi memang benar mereka sedang beraktifitas dan ketika kami dekati pekerja ketahuan operator langsung melarikan diri dan meninggalkan ekcapator yang sedang dalam keadaan mesin hidup ujar Abriman.
Atas tindakan penangkapan tersebut disita dua unit ekscapator dan akan di bawa keluar untuk diamankan,masih manunggu operator dahul dan langsung saya sendiri yang mengawal sampai kuluar tutup Abriman.**(Rusman)
Berita Terkait :
- TNTN Berencana Evakuasi Gajah Liar di Rantau Baru0
- Polres Pelalawan Tangkap 4 PNS DLHK Lakukan Pemerasan0
- Tersangka pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dibantu oleh istrinya. IST0
- Kasus HIV/AIDS di Riau Tinggi Banyak Pasien Belum Miliki Kesadaran Minum Obat0
- PT SAL di Inhu Ditaksir Rugikan Negara Mencapai Rp12 terliun, Hutan Talang Jadi Kebun Sawit0
_Black11.png)









