- Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika di Hotel Grand Tembilahan, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Indragiri Hilir Gelar Apel Gabungan Peringati Hari Buruh sedunia 2026
- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
Empat Hari Dicari, Jenazah Bocah Ditemukan di Belakang Pabrik Tahu
Terseret Arus Drainase Jalan Datuk Tabano, Bangkinang

Afrudin Amga
BANGKINANG - Tangis Edo Verdo (34) dan istrinya Junaida (35) pecah begitu mendapat kabar jenazah anaknya M Adly Alhafis (3) yang hanyut diseret arus drainase di dekat rumahnya sejak Sabtu (20/3/2021), telah ditemukan pada Selasa (23/3/2021) siang sekira pukul 12.10 WIB.
Jenazah bocah ini ditemukan di belakang pabrik tahu Jalan Melati, Bangkinang oleh petugas gabungan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar Afrudin Amga, ketika dikonfirmasi Vokalonline.com, mengatakan, posisi ditemukan korban berada di belakang pabrik tahu, di Jalan Melati, Bangkinang.
Jenazah yang digendong petugas dengan ditutup kain sarung dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Proses pencarian selama empat hari ini melibatkan Satgas TRC Pusdalops- PB BPBD Kabupaten Kampar, Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten. Kampar,TNI, Polri, Tagana Kabupaten Kampar, Tim Basarnas dan masyarakat.

Seperti diberitakan, bocah M Adly dinyatakan hilang sejak Sabtu (20/3/2021) pagi. Ia diduga terpeleset masuk ke saluran drainase dekat rumahnya di Jalan Datuk Tabano Gang Ikhlas Kelurahan Bangkinang Kecamatan Bangkinang Kota.
Petunjuk ia terpeleset, diperoleh orang tua korban dari saudaranya yang juga masih bocah dan melihat saudaranya terpeleset ke dalam drainase.
Kronologis kejadian sebagaimana disampaikan Kalaksa BPBD Kampar Afrudin Amga, pada hari Sabtu tanggal 20 Maret 2021 pukul 08.00 WIB diterima informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi peristiwa orang hanyut di Jalan Datuk Tabano Gangg.Ikhlas RT 003 RW 004. Berdasarkan keterangan dari orang tua korban, pasca hujan lebat korban bermain air di depan rumah bersama adiknya didampingi oleh orang tua (ibu).
Selanjutnya ibu korban masuk kerumah untuk memandikan anak yang paling kecil, sedangkan korban masih bermain diluar bersama adiknya.
Tidak lama berselang, ibu korban mendengar adiknya menangis kencang kemudian keluar dan melihat adik korban tinggal sendirian kemudian menanyakan "Mana abang nak?".
Adiknya menunjuk ke arah saluran drainase yang berada tidak jauh dari rumah. Sang ibu mencari di saluran drainase dan hanya menemukan sandal korban, selanjutnya ibu korban memberitahukan kepada masyarakat sekitar guna meminta pertolongan.(hir)***
Berita Terkait :
- Kejari Kampar Siap Menuju Wilayah Bebas Korupsi0
- Polisi Tangkap Kakek Edarkan Puluhan Sabu di Siak Hulu0
- Dua Bocah Tewas Bermain di Bekas Galian C0
- Juara Umum II, Camat Tambang Sampaikan Terima Kasih0
- Bupati H Catur Sugeng Sebut Juga Tambang Saat Gerakan Kampa Bersih0
_Black11.png)









