- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
Gara-Gara Nomor Buntut, IRT Di Bagan Senembah Resah,Uang Belanja Jadi Berbagi

Rohil, VokalOnline.Com - Gara-gara nomor buntut alias toto kuda Singapura,kini emak-emak alias IRT di Bagan Batu Kecamatan Bagan Senenbah Rohil jadi galau dan resah.
Kehadiran kupon putih toto juda alias nomor buntut alias sie jie Singapura ini membuat uang belanja dapur terancam karena jadi berbagi.
Karena jatah belanja emak-emak di Kota sawit ini jadi berkurang atau berbagi dengan membeli nomor buntut tersebut.
Hobby baru para suami mencoba keberuntungan membeli kupon toto kuda ini karena menjanjikan keuntungan berlipat ganda.
" Suami menyisihkan uang untuk beli nomor,uang belanja jatah dapur jadi berbagi,diam-diam disisihkan untuk membeli nomor ke agen penjual setiap hari Sabtu dan Minggu, " Ucap seorang IRT sebut saja bernama Inor (34) warga Bagan Batu.
" Tempat jualnya di warung-warung kopi ini,kami tak yakin pihak Pak polisi rak tahu dengan keberadaan penjual ini, " Sebutnya.
" Uang belanja jadi terbagi,setan bandar togel,agen penjualnya sampai ke pelosok kampung, harapan kami berantas,tangkap,penjarakan penjualnya, " Pinta seorang IRT meminta indentitasnya tidak di publikasi.
" Bayangkan kini uang belanja ke dapur berkurang dan berbagi akibat membeli nomor buntut,jika beli empat angka seribu rupiah kalau empat angkat tepat,jadi dua juta setengah, " Ucap IRT ini.
" Kami bermohon kepada Pak Polisi disini tolong berantas nomor buntut ini,bersihkan kampung ini penjual togel, " Haral IRT ini mewakili kaum emak-emak di kota sawit tersebut.
Menjawab keluhan emak-emak alias IRT yang kini resah jatah belanja berkurang akibat hobby suami membeli nomor buntut kepada penjual kertas putih ini,ditanggapi Kapolsek Bagan Senembah.
Kapolsek Bagan Senembah, Kompol Jhon Firdaus,Senin (23/10/2023) melalui pesan waatshaap menyebutkan pihaknya segera menyelidiki hal tersebut.
" Terima kasih informasinya, kami segera menyelidiki dan tindak lanjuti,terima kasih atas informasi ini, " Tulis Kompol Jhon Firdaus lewat jawaban pesan whatsapp nya kepada reporter media ini.
Keberadaan agen-agen penjual toto kuda alias si jie alias toto kuda Singapura sudah sangat meresahkan dan sudah ada beberapa LSM dan Ormas setempat angkat bicara.
Saat ini telah menjadi berita santer di beberapa media online tentang keberadaan judi kertas putih yang telah meresahkan ibu-ibu karena uang belanja untuk dapur makan keluarga sudah berkurang bahkan kedepannya terancam akibat undi nasib 303 ini,lalu perlu secepatnya diberantas dan dibersihkan. (Hy)**
Berita Terkait :
- Percasi Rohil Periode 2023 -2027,Saipul Tarmizi Terpilih Terjadinya0
- Bunda PAUD Hj. Ismiatun Hadiri Milad ke-19 TK Negeri Pembina Selatpanjang0
- Minggu Kasih, Polres Meranti Sampaikan Hal ini kepada Jemaat Gereja HKBP Selatpanjang0
- Hari Santri Nasional Tahun 2023,Dihadiri 4.000 Santri,Polres Turunkan 40 Personil Pengamanam0
- Yayasan Baitul Jalal Adakan Pertemuan Dengan Wali Murid ini yang di Bahas0
_Black11.png)









