- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
Yayasan Baitul Jalal Adakan Pertemuan Dengan Wali Murid ini yang di Bahas

Meranti, VokalOnline.Com - Agenda Pertemuan Yayasan Baitul Jalal Guru dan Wali Murid dalam pertemuan yang di adakan oleh yayasan baitul jalal, di masjid baitul jalal Minggu (22/10/2023).
Selain itu, bertepatan hari santri Nasional. Seluruh pengurus dan pembina yayasan, wali santri dan seluruh majelis guru MDTA Baitul Jalal turut menghadiri acara temu ramah tersebut.
Mewakili pihak yayasan ketua devisi pendidikan bapak Otto Nufiah menyampaikan program pendidikan MDTA baitul jalal, bagaimana mewujudkan MDTA yang unggul dan berprestasi, bagaimana anak-anak bisa baca Al-Qur’an dengan baik.
" Kegiatannya sholat lima waktu dengan baik, serta akhlak generasi islam kedepannya lebih baik. Adapun upaya yang dilakukan pihak yayasan bekerjasama dengan guru dan mohon dukungan para donatur dan wali murid. Terutama untuk kesejahteraan para guru dan sarana dan prasarana pendidikan baitul jalal. Hal-hal yang di anggap perlu," kata Otto Nufiah saat di jumpai Wartawan.

Otto Nufiah juga meminta saran dan arahan kepada wali murid dan kepada pihak yayasan untuk kenaikan tarif SPP. Disampaikan oleh sekretaris Pak H. Yasril bahwasanya untuk SPP bapak ibu silahkan membayar kepada wali kelas atau kepala sekolah.
"Nanti kepala sekolah yang menyerahkan kepada pihak yayasan. Kami dari yayasan akan memikirkan bagaimana untuk kesejahteraan para guru dan bagaimana kebutuhan sarana dan prasarana kelengkapan pendidikan MDTA baitul Jalal," ujarnya.
Menurut Otto Nufiah meminta kepada kepala sekolah untuk menyampaikan program pendidikan sekolah MDTA sekaligus memperkenalkan para guru kepada wali murid.
"Dari pihak sekolah MDTA baitul Jalal yang langsung disampaikan kepala sekolah. Ustadz Sumantri Adenin S,Ag,.MH. Bahwasanya VISI MDTA baitul jalal menjadikan MDTA unggul dan berprestasi dengan MISI terwujudnya santri bisa membaca al-qur’an dengan baik, sholat dengan baik dan akhlak yang baik. Kemudian kepala sekolah mengajak kepada pihak yayasan, dan para wali murid serta guru untuk mewujudkan VISI dan MISI sekolah dengan tujuan agar anak mampu membaca al-Qur’an dengan baik dan benar anak mampu menjalankan sholat lima waktu dengan baik dan benar anak mampu menghafal hadis dan doa harian, untuk pembinaan Akhlaknya," jelanya.
Dijelaskanya, Contohnya hadis menjaga kebersihan, Anak-anak bukan hanya sekedar menghafal akan tetapi menjadi amalan dalam kehidupan sehari-hari, budaya hidup bersih dan tidak membuang sampah sembarangan. Doa-doa harian serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, yang terpenting anak-anak hafal doa ibu bapak, karena doa anak yang sholeh merupakan harapan bagi kedua orangtuanya.
Selain itu, Kemudian anak-anak mengerti dan memahami dasar islam yang sesuai dengan kurikulum pembelajaran seperti Al-Quran Hadis, Akidah Akhlak, Fiqih, Bahasa Arab, Tarikh Islam, dan praktek ibadah lainnya. Kemudian kepala sekolah memaparkan program unggulan sekolah Kelas 1 Bisa baca Iqro’/al-Qu’an ,Kelas 2 Bisa baca al-Qur’an dengan baik, Kelas 3 Hafiz juz amma (Ad-Dhuha – An-Nas), Kelas 4 Hafiz juz 30, Mabit (Malam bina taqwa) setiap 3 bulan sekali selama 3 hari, mengenal Allah SWT, dibina Akhlaknya dengan mendengarkan kisah sirah nabawiyah, menghormati kedua orangtua dan melatih anak-anak terbiasa terpisah dengan orangtua persiapan sebelum masuk pondok pesantren.

Ia menambahkan, Kelas 3 dan 4 diadakan sholat Dhuha/ashar berjamaah, sedangkan kelas 1 dan 2 dibimbing cara berwudhu’ dan sholat berjamaah dengan suara di jahrkan sebagai tahapan pendidikan dasar. Didikan Subuh sebulan 2x. kemudian para guru diperkenalkan kepada wali santri diantaranya, ustadz Farhan Azhari, ustadz hermandi Ritonga, ustadzah Riagusriati dan ustadzah Risma sulistia Aini. S.Pd.
Kendati demikian, Demi mewujudkan program unggulan ini pembina yayasan baitul jalal, bapak H. Mistam menyampaikan sebagai awal pembukaan,ucapan terimakasih kepada kepala sekolah MDTA yang lama atas pengabdian selama 13 tahun lamanya dan sekarang kepala sekolah yang baru ustadz Sumantri Adenin. S.Ag., MH. Dan sekarang yayasan baitul jalal di ketuai bapak H. Fauzi dan insya Allah baitul jalal lebih baik kedepannya. Dan beliau berpesan kepada wali murid demi pendidikan agama anak-anak kita, saya rasa kesejahteraan guru kita perhatikan juga.
"Apalagi dikehidupan zaman sekarang ini, siapa yang akan pengganti para guru-guru ini dan pengganti kita di masjid baitul jalal. Kemudian ketua yayasan bapak H. Fauzi menyampaikan alhamdulillah sudah kami persiapkan terutama untuk sarana dan prasarana belajar mengajar termasuk kesejahteraan para guru. Doakan agar sekolah MDTA baitul Jalal unggul dan berprestasi," bebernya.(Bom)**
Berita Terkait :
- Buka MTQ Tingkat Kabupaten, Plt Bupati Asmar Berharap Lahir Qari-Qariah Berprestasi 0
- Dua Hari Bakti Kesehatan dan Sosial Akabri 1991, Polres Meranti Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis d0
- Hasil Uji Laboratorium BPOM Keluar, Dugaan Beras Mengadung Plastik Tidak Tebukti Dan Layak Dikonsums0
- Plt Bupati Asmar Ikuti Malam Taaruf & Pelantikan Dewan Hakim MTQ0
- Disprindag Gelar Terima Surat BPOM Pekanbaru Beras di Meranti Aman Dari Isu Beras Mengadung Plastik0
_Black11.png)









