- Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika di Hotel Grand Tembilahan, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Indragiri Hilir Gelar Apel Gabungan Peringati Hari Buruh sedunia 2026
- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
Gubernur Syamsuar dan Plt. Bupati Asmar Panen Raya di Rangsang Pesisir

Meranti, VokalOnline.Com - Gubernur Riau Syamsuar dan Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti Asmar melakukan panen raya padi indeks pertanaman (IP) 200 di Desa Kedabu Rapat Kecamatan Rangsang Pesisir, Senin (24/7/2023).
Asmar mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Syamsuar karena telah meluangkan waktu untuk ikut memanen padi bersama masyarakat petani desa tersebut. Ia berharap, kehadiran orang nomor satu di Riau itu bisa memotivasi para petani dan menyalurkan program pertanian yang bisa diberikan.
"Terdapat beberapa kendala yang sampai saat ini masih dihadapi," kata Asmar.
Disebutkannya, masalah yang dihadapi petani yakni masuknya air laur ke lahan persawahan akibat jebolnya tanggul dan tidak berfungsinya pintu klip secara maksimal.
"Serta terjadinya pendangkalan saluran primer dan sekunder. Untuk itu butuh perhatian dan bantuan dari pemerintah," sebutnya.
Lebih lanjut, Asmar menjelaskan luas lahan padi sawah di Meranti mencapai 3.523 hektar dan tersebar di tujuh kecamatan. Khusus di Desa Kedabu Rapat, luas lahan sawah sekitar 120 hektar.
"Berdasarkan data tahun 2022, produksi beras dari lahan pertanian di Meranti sekitar 5.441 ton. Atau hanya menopang 27,18 persen kebutuhan beras di Meranti," ujarnya.
Gubernur Syamsuar dalam sambutannya meminta masyarakat maupun kelompok tani agar tidak menjual hasil panen ke luar daerah, agar kebutuhan beras di Kabupaten Meranti bisa terpenuhi,
"Penuhi dulu untuk kebutuhan masyarakat Meranti, sebab kalau kita jual keluar dan kita beli lagi mahal harganya," ucapnya.
Terhadap usulan yang disampaikan oleh Plt Bupati Asmar dan juga gabungan kelompok tani terkait infrastruktur pertanian, Syamsuar mengatakan untuk dibuatkan usulan pengajuan.
Dalam kesempatan itu, Gubernur menyerahkan bantuan secara simbolis kepada kelompok tani yang ada di Desa Kedabu Rapat. Diantaranya pupuk NPK, pupuk organik, dolomit, pupuk hayati, dan traktor roda 2 serta bantuan alat pemadam dan sapi.
Hadir dalam panen raya itu, unsur Forkopimda, staf ahli, para asisten, dan pejabat serta tamu undangan lainnya. (Bom)
Berita Terkait :
- Syahril Abu Bakar: Sebelum Ada Lembaga Adat dan Laskar, Kapitra Sudah Berjuang 0
- Ketua DPRD Pelalawan: Tidak Ada Aktifis yang Tidak Kenal Kapitra Ampera 0
- Sumbangi Korban Kebakaran Di Pujud, Ini Yang Disampaikan Afrizal Sintong 0
- Syafaruddin Poti: Di Atas Ring Bertarung, Dibawah Ring Kita Bersaudara0
- Gubri Syamsuar Terima Anugerah Provinsi Layak Anak0
_Black11.png)









