- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
Harga Minyak Sawit Turun Tipis, Menunggu Kepastian Kuota Ekspor Minyak Sawit

Kuala Lumpur, VokalOnline.Com - Harga minyak sawit di Bursa Berjangka Malaysia pada Senin (30/5/2022) turun untuk kedua kalinya, menyusul masih belum ada kepastian dimulainya kembali ekspor minyak sawit Indonesia.
Kontrak minyak sawit acuan FCPOc3 untuk pengiriman Agustus 2022 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun RM 0,61% per ton menjadi RM 6.314 (US$ 1.446,51) per ton pada awal perdagangan.
Dikutip dari Reuters, pemerintah Indonesia berencana mengalokasikan sekitar 1 juta ton minyak sawit untuk ekspor, kata seorang pejabat di Kementerian Perdagangan, Jumat (27/5/2022), termasuk belum ada kepastian untuk berapa waktu alokasi itu.
Sebelumnya, Analis minyak nabati asal India, Dorab Mistry pekan lalu mendesak Indonesia untuk segera melanjutkan ekspor minyak sawit, memperingatkan bahwa penghentian ekspor yang diperpanjang lantaran menunggu rincian aturan penjualan domestik dapat menyebabkan "malapetaka" bagi petani.
Sementara, kontrak kedelai teraktif Dalian, DBYc1 diperdagangkan lebih rendah 0,13%, sementara kontrak minyak sawit DCPc1 naik 2,94%. Harga kedelai di Chicago Board of Trade BOcv1 naik 0,05%.
Analis Teknis Reuters, Wang Tao mencatat, harga minyak sawit mungkin akan berada di kisaran RM 6.220 per ton. **fira
Berita Terkait :
- Gubri Undang Wapres Resmikan Bank Riau Kepri Syariah, Ini Hal Lain Yang Dimintanya Di Rapat Pleno KN0
- Sakti Wahyu Trenggono: PHK Besar-Besaran Jangan Terjadi Di Start Up Perikanan0
- Temui Gubernur Melaka, Gubri Bahas RoRo Dumai-Melaka0
- Kapolres Kuansing Ikut merespon positif dibukanya kembali izin ekspor CPO oleh Presiden Joko Widodo0
- BRK Jadi BRK Syariah, Terima Kasih Gubernur Riau0
_Black11.png)









