- Polres Indragiri Hilir Gelar Apel Gabungan Peringati Hari Buruh sedunia 2026
- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
Harimau Masuk Kebun Sawit Warga
>Petani Temukan Banyak Jejak Harimau Sumatra Mengarah ke Kebun >Petugas Temukan Bangkai Monyet Sisa Buruan Harimau di Kebun

Jejak harimau sumatra di perkebunan sawit Kecamatan Kampar Hulu. IST
PEKANBARU, VokalOnline.Com -Petani di Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, heboh dengan temuan jejak diduga milik harimau sumatra. Jejak harimau sangat banyak dan mengarah ke perkebunan sawit.
Seorang warga mengabadikan temuan jejak harimau itu dan sudah tersebar luas. Dari video itu, ada jejak yang timbul dan ada juga yang terbenam.
Jejak timbul di permukaan tanah diduga terjadi karena harimau melintas saat hujan turun. Terik matahari membuat tanah di sekitarnya turun sementara jejak tetap di permukaan.
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau telah turun ke lokasi. Hasilnya, petugas menyatakan jejak di lokasi positif milik harimau sumatra.
Sebagai tindak lanjut, petugas memasang kamera jebak atau pengintai di lokasi. Tujuannya untuk mengidentifikasi harimau karena diduga masih berada di lokasi.
"Kemungkinan masih berada di lokasi, dilihat dari ukurannya jejaknya itu harimau sudah dewasa," terang Plh Kepala BBKSDA Riau Hartono, Kamis siang, 22 September 2022.
Hartono menjelaskan, di lokasi itu sudah dua kali ditemukan jejak harimau. Dari ukuran jejaknya, petugas memastikan itu masih milik individu yang sama.
"Jejak itu di perkebunan tapi cukup dekat dengan pemukiman masyarakat," kata Hartono.
Selain jejak, petugas juga menemukan bangkai monyet di lokasi. Kondisi bangkai itu tercabik dan diduga menjadi mangsa harimau sumatra.
Atas kejadian ini, BBKSDA Riau menghimbau masyarakat tetap berhati-hati dan waspada saat melakukan aktivitas harian, khususnya di perkebunan.
"Bila masyarakat menemukan jejak lain dari satwa tersebut, harap segera laporkan agar kami segera berupaya untuk memberikan rasa aman masyarakat," ujar Hartono. (syu)
Berita Terkait :
- Lecehkan Kejaksaan Alvin Lim Dilaporkan ke Polresta Pekanbaru0
- Tim PB ISSI Survei Etape Tour de Siak di Riau0
- DPRD Pekanbaru Dukung Pj Walikota Evaluasi Pejabat Rapor Merah0
- Empat Pemda di Riau Ini Dapat Dana Insentif dari Pusat0
- APTISI Riau Sikapi RUU Sisdiknas dan Segera ke Jakarta Sampaikan Aspirasi0
_Black11.png)









