- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
Jika Kades Jadi Juru Damai, PN Siap Keluarkan Acta Van Dading Untuk Pemohon

Humas II PN Rengat kelas II B Muhammad Adib Zain SH
Inhu, VokalOnline.Com - Kewenangan Kepala desa (Kades) sebagai mediator atau hakim perdamaian desa yang digagas oleh Mahkamah Agung (MA), sebenarnya sudah sesuai dengan kewenangan Kades. Kewenagan Kades menjaga ketertiban diatur dalam UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa dan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) nomor 1 tahun 2016 prosedur mediasi di pengadilan.
Menyikapi tentang Kades menjadi juru Damai kata Humas II PN Rengat kelas II B Muhammad Adib Zain SH menjelaskan, sejauh ini pelaksana mediasi ditingkat desa terhadap selisih pendapat atau perkara ringan, sudah banyak diselesaikan oleh Kepala desa sebagai juru damai atau mediasi untuk mendamaikan masing masing yang bersengketa.
"PN Renga akan menerbitkan Acta Van Dading (Akta perdamaian,red) atas permohonan Kades yang sudah menyelesaikan perkara ditingkat desa jika diajukan permohonan," ujar hakim Adib Zain di PN Rengat.
Penetapan Acta Van Dading yang dilakukan hakim PN, kata Adib, tetap melalui pemeriksaan dipengadilan yang sudah diselesaikan oleh Kades atau mediator yang menjadi mediasi terhadap dua pihak yang berperkara. Sebab sejauh ini, ada dua mediator yang selalu tampil dalam memohonkan acta Van Dading, pertama adalah mediator yang bersertifikasi dari lembaga pendidikan dan kedua hakim mediator yang ditetapkan oleh MA.
"Dengan adanya penyelesaian perkara di tingkat bawah, atau perdamaian yang biasa dilakukan oleh mediator dan Kades sebagai juru damai di desa, dipengadilan tinggal penetapan acta Van Dading saja," jelasnya mengulangi.
Menurut hakim Adib, pasal 26 ayat (1) UU 6 tahun 2014 tentang desa, Kepala Desa memiliki tugas menyelenggarakan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa, dan pemberdayaan masyarakat desa.
"Jika Kades ditetapkan oleh MA jadi mediator, pelatihan tentang mediasi yang dimintai oleh penyelenggara pelatihan mediasi, maka hakim PN Rengat siap menjadi narasumber," jelasnya. **Vol-01
Berita Terkait :
- Ketua DPD Perindo Inhu Martimbang Simbolon Sambut Baik Juanda Jadi Kader Partai0
- DPRD Inhu Ucapkan Selamat, Wartawan Dari Inhu Dasmun Ahmad Terima PCNO PWI Pusat0
- SK PKB Inhu Bisa Digugat PMH, Pasca Pemberhentian Dua Anggota DPRD Inhu Dari Jabatan Partai0
- Dua Anggota DPRD Inhu Diberhentikan, Pengurus Partai PKB di Kecamatan Ramai Mengundurkan Diri0
- Tanpa Penyebab, Dua Anggota DPRD Inhu Diberhentikan0
_Black11.png)









