- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
JMSI Jalin Kerjasama Bersama Organisasi Wartawan Cina RRC dan ACJA Perkuat Hubungan Negara

BEIJING, VokalOnline.Com - Organisasi wartawan Republik Rakyat China (RRC), All China Journalists Association (ACJA), dan organisasi perusahaan media online Indonesia, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), akan menjalin kerjasama untuk memperkuat hubungan masyarakat kedua negara (people to people).

Hubungan people to people yang baik dibutuhkan sebagai pondasi bagi berbagai bentuk hubungan lainnya, termasuk ekonomi dan politik.
Hal ini dibicarakan Presiden ACJA He Ping dan Ketua Umum JMSI Teguh Santosa di sela jamuan makan malam Belt and Road Journalists Forum (BRJF) di Hotel Persahabatan, Beijing, Kamis (12/10).
Dalam kesempatan itu, He Ping menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Teguh Santosa yang telah meletakkan dasar hubungan kerjasama antara ACJA dengan masyarakat pers Indonesia, terutama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
Teguh merintis kerjasama PWI dan ACJA saat dirinya menjabat sebagai Ketua Bidang Luar Negeri PWI Pusat periode 2013-2018.
Pada tahun 2017, Teguh juga ikut mendirikan Belt and Road Journalists Forum bersama pimpinan organisasi wartawan dari 30 negara di Beijing.
Setahun kemudian, ACJA dan PWI menandatangani dokumen kerjasama kedua organisasi.
Terkait JMSI, He Ping mengatakan dirinya yakin organisasi yang menaungi perusahaan new media dibutuhkan untuk mewujudkan ekosistem pers yang sehat dan profesional.
"Kerjasama kedua negara membutuhkan dukungan dari unsur pers yang profesional," ujar Teguh menirukan ucapan He Ping dalam keterangan yang dikirim dari Beijing.
Di sela pembicaraan, Teguh menyerahkan buah tangan berupa sepasang topeng kayu bermotif batik kepada He Ping yang menerimanya dengan gembira.
"Buah tangan ini melambangkan persahabatan, harmoni, dan kepercayaan," demikian Teguh Santosa.**
Berita Terkait :
- JMSI Hadiri Belt and Road Journalists Forum 2023 di Beijing, Ini Kata Teguh Santosa0
- Hamas Bantah Ada Campur Tangan Iran Ikut 'Keroyok' Israel0
- Korban Tewas Festival Musik Israel Capai 260 Jiwa, Beberapa Disandera0
- Ketum JMSI Kembali Jadi Petisioner Masalah Sahara Maroko0
- Ledakan di Dekat Parlemen Turki, Disebut Aksi Teroris0
_Black11.png)









