- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Jokowi Targetkan Aktivitas Bursa Saham Normal Usai Vaksinasi

(Suara.com)
Vokalonline.com Dilansir dari CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap aktivitas pasar modal dan perbankan segera pulih. Harapan ini disampaikannya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi corona pekerja sektor pasar modal pada Rabu (31/3).
Jokowi berharap usai divaksinasi covid-19, imun pekerja di sektor pasar modal dan perbankan lebih kuat sehingga mereka bisa terhindar dari covid-19.
kami harapkan aktivitas dipasar modal, perbankan akan terlindungi dari tertularnya atau terpaparnya covid-19. Saya harapkan semuanya setelah diberikan vaksinasi berjalan normal seperti biasanya," ucap Jokowi saat meninjau vaksinasi di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/3).Jokowi mengatakan pekerja di sektor pasar modal dan perbankan merupakan masyarakat yang masuk dalam daftar prioritas pemerintah untuk mendapatkan vaksin covid-9. Hal ini karena mereka sering berhadapan dengan masyarakat umum.
"kami melakukan vaksinasi besar-besaran di perbankan dan pasar modal terutama bagi yang setiap hari berhadapan dengan pelanggan, baik customer service maupun teller," kata Jokowi.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan juga berharap sektor finansial seperti perbankan dan pasar modal segera pulih. Jika sektor finansial kembali normal, maka akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dan mendorong pemulihan ekonomi nasional.
"Jadi vaksinasi diprioritaskan di garis depan untuk layani sektor keuangan. Ini perhatian Bapak Presiden supaya kegiatan ekonomi segera pulih," ujar Sri Mulyani.Diketahui, pemerintah saat ini juga sedang menggelar vaksinasi untuk lansia. Mereka juga masuk dalam daftar prioritas pemerintah.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Sisi Nadia Tarmizi menyatakan vaksinasi terhadap lansia baru dilakukan terhadap sekitar 1,5 juta orang per Selasa (30/3). Angka itu hanya 7,6 persen dari target vaksinasi yang seharusnya dilakukan kepada kelompok lansia sebanyak 21 juta orang.
Jumlah itu juga paling rendah dibanding dua kelompok prioritas lain yang menerima vaksin yakni, tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik. Jumlah tenaga kesehatan yang telah disuntik vaksin di hari yang sama telah mencapai 1,4 juta atau 97,65 persen dari target yang ditetapkan.
Sementara, ada 4,7 juta petugas pelayanan kesehatan yang tercatat sudah divaksinasi. Jumlah tersebut merupakan 27,55 persen dari total 17,3 juta target vaksinasi kepada kelompok tersebut.
(aud/agt)
Berita Terkait :
- Kelebihan Uang, Bank Tolak Deposito BPJS Ketenagakerjaan0
- Bandara Internasional Yogyakarta Terapkan Genose Mulai Besok0
- Japnas Riau Lirik Potensi Lidi dan Kelapa Sawit0
- Desain Proyek Ibu Kota Baru yang Berlanjut Tahun Ini0
- Pabrik Krakatau Steel Diresmikan April 20210
_Black11.png)









